Kompas.com - 21/02/2021, 22:58 WIB
Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku melakukan tembakan untuk mencetak gol ketiga dalam pertandingan Serie A Liga Italia AC Milan vs Inter Milan pada 21 Februari 2021 di Stadion San Siro di Milan. AFP/MIGUEL MEDINAPenyerang Inter Milan Romelu Lukaku melakukan tembakan untuk mencetak gol ketiga dalam pertandingan Serie A Liga Italia AC Milan vs Inter Milan pada 21 Februari 2021 di Stadion San Siro di Milan.

KOMPAS.com - Inter Milan berhasil memenangi Derby della Madonnina kontra AC Milan yang tersaji pada pekan ke-23 Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, musim 2020-2021.

Laga AC Milan vs Inter yang digelar di Stadion San Siro pada Minggu (21/2/2021) malam WIB itu berakhir dengan skor 0-3.

Gol-gol yang membawa Inter meraih kemenangan dicetak oleh Lautaro Martinez (5', 57') dan Romelu Lukaku (66').

Dengan hasil ini, Inter yang tengah memuncaki klasemen Liga Italia semakin unggul atas AC Milan.

Baca juga: AC Milan Vs Inter, Antonio Conte Lebih Percaya Diri

Inter kini memimpin klasemen dengan koleksi 53 poin dari 23 pertandingan.

Klub berjulukan Nerazzurri itu unggul empat angka atas AC Milan yang berada di peringkat kedua.

Jalannya laga AC Milan vs Inter

AC Milan yang pada pertemuan kali ini bertindak sebagai tuan rumah tampil tertekan sejak awal babak pertama.

Mereka terus digempur oleh lini serang Inter Milan yang dimotori penyerang asal Belgia, Romelu Lukaku.

Penampilan agresif dari Romelu Lukaku dkk pun langsung berbuah hasil pada menit kelima.

Rekan duet Lukaku, Lautaro Martinez, berhasil membobol gawang AC Milan lewat sundulan.

Dia memanfaatkan umpang silang Lukaku yang bergerak di sisi kanan penyerangan Inter Milan.

Dengan sundulannya, Lautaro Martinez membuat kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma, tak berkutik.

Komentator pertandingan mengatakan bahwa Donnarumma tidak punya peluang untuk menghalau sundulan Lautaro.

Baca juga: AC Milan Vs Inter, Donnarumma Tatap Laga ke-200 dan Kans Lewati Rekor Buffon

Setelah itu, Inter Milan yang unggul 1-0 sama sekali tidak mengendurkan intensitas serangan.

Mereka terus mengancam pertahanan AC Milan lewat serangan cepat yang mengandalkan ketangguhan Lukaku dalam memantulkan bola.

Sementara itu, AC Milan juga sempat mengancam gawang Inter.

Salah satu peluang emas yang mampu diciptakan AC Milan lahir dari aksi Zlatan Ibrahimovic.

Dia sempat menyambut bola liar di depan gawang Inter dengan tumitnya. Namun, kiper Inter, Samir Handanovic, mampu menghalau ancaman tersebut.

Skor 1-0 untuk keunggulan Inter bertahan hingga turun minum.

Baca juga: Milan Vs Inter - Baru 5 Menit, Duet Lautaro-Lukaku Bawa Nerazzurri Unggul

Memasuki babak kedua, AC Milan langsung melancarkan serangan. Mereka bahkan menciptakan tiga pelaung dalam dua menit.

Zlatan Ibrahimovic menciptakan dua peluang di antaranya, sedangkan satu peluang lagi dicetak oleh Sandro Tonali.

Dari ketiga peluang emas tersebut, tak ada satu pun yang berbuah gol. Handanovic yang tampil gemilang masih terlalu tangguh bagi Ibrahimovic dkk.

Setelah itu, laga antara kedua tim berjalan lebih sengit. Ibrahimovic kembali membuktikan diri sebagai ancaman utama bagi pertahanan Inter.

Dia berperan sebagai pemantul dalam proses terciptanya peluang yang gagal dimaksimalkan Franck Kessie.

AC Milan yang sedang mendapat momentum justru kembali kecolongan pada menit ke-57.

Mereka kebobolan untuk kedua kalinya lewat skema serangan balik yang dilancarkan pasukan Nerazzurri.

Lautaro Martinez kembali menjadi aktor utama di balik gol kedua Inter. Kali ini, dia memanfaatkan assist Ivan Perisic.

Baca juga: Melunak Soal Gaji, Lautaro Martinez Siap Perbarui Kontrak di Inter

Tidak berhenti di situ, Inter pun mencetak gol ketiga pada menit ke-66.

Lukaku dengan kekuatan kaki kirinya melancarkan sepakan mendatar yang tak mampu dijangkau Donnarumma.

Dengan gol ini, Lukaku mengukir rekor impresif. Dia tercatat selalu mencetak gol dalam empat laga terakhir kontra AC Milan selama berseragam Inter.

Melansir Opta Paolo, pemain terakhir yang mampu mencetak gol dalam empat penampilan beruntun di derbi Milan ialah Benito Lorenzi.

Benito Lorenzi yang juga pernah bermain untuk Inter mengukir catatan tersebut pada 1950, 71 tahun silam.

Setelah itu, tak ada gol lain yang tercipta. Inter mengakhiri Derby della Madonnina kontra AC Milan dengan skor 3-0.

Baca juga: AC Milan Vs Inter, Bonus dari Conte untuk Lukaku Jika Nerazzurri Menang

Susunan pemain AC Milan vs Inter:

AC Milan (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma (GK); Davide Calabria, Simon Kjaer, Alessio Romagnoli, Theo Hernandez; Franck Kessie, Sandro Tonali (67' Soualoho Meite); Alexis Saelemaekers (67' Rafael Leao), Hakan Calhanoglu, Ante Rebic; Zlatan Ibrahimovic (75' Sami Castillejo).

Pelatih: Stefano Pioli.

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic (GK); Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Achraf Hakimi (83' Ashley Young), Nicolo Barella (85' Arturo Vidal), Marcelo Brozovic, Christian Eriksen (78' Roberto Gagliardini), Ivan Perisic (78' Matteo Darmian); Lautaro Martinez (79' Alexis Sanchez), Romelu Lukaku.

Pelatih: Antonio Conte.



Sumber Opta Paolo
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X