Kompas.com - 21/02/2021, 11:30 WIB
Reaksi Juergen Klopp saat menyaksikan Liverpool kebobolan gol kedua pada laga melawan Arsenal di Stadion Emirates, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB. AFP/SHAUN BOTTERILLReaksi Juergen Klopp saat menyaksikan Liverpool kebobolan gol kedua pada laga melawan Arsenal di Stadion Emirates, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, ngambek alias tak terima timnya dihukum penalti kala melawan Everton.

Liverpool kalah 0-2 Everton di Anfield pada pekan ke-25 Liga Inggris, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB.

The Reds tak mampu membalas dwigol Everton yang dicetak melalui gol cepat Richarlison (3') dan penalti Gylfi Sigurdsson (83').

Alhasil, Mohamed Salah dkk pun tersungkur dalam empat laga beruntun di Premier League untuk pertama kali setelah 19 tahun.

Baca juga: Hasil Liverpool Vs Everton - Dilibas Pasukan Ancelotti, The Reds Ukir Rekor Buruk

Kekalahan ini juga membuat Liverpool telah kalah empat kali beruntun di kandang sendiri dalam pentas Liga Inggris sejak 1923.

Hasil tersebut juga merupakan kali pertama Liverpool kalah dari Everton dalam 24 pertemuan di semua kompetisi, menghapus rentetan tanpa kekalahan terbanyak dari suatu tim sepanjang sejarah The Reds.

Kembali menorehkan hasil buruk, apalagi di Derbi Merseyside, jelas membuat The Reds kecewa, begitu juga sang pelatih Juergen Klopp.

Perihal hasil ini, ada satu poin yang membuat Klopp menelan pil amat pahit.

Kekecewaan tersebut adalah soal penalti yang diberikan wasit Chris Kavanagh untuk Everton setelah melihat VAR.

Baca juga: Kata Juergen Klopp Usai Liverpool Hancur di Anfield: Sangat Menyakitkan...

Proses penalti bermula ketika The Toffees, julukan Everton, melakukan serangan balik melalui Richarlison.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X