Kompas.com - 14/02/2021, 21:10 WIB
Pelatih legendaris Liga Inggris, Arsene Wenger, menyuarakan pendapatnya mengenai kemerosotan performa Liverpool di Premier League 2020-2021. beIN SportsPelatih legendaris Liga Inggris, Arsene Wenger, menyuarakan pendapatnya mengenai kemerosotan performa Liverpool di Premier League 2020-2021.

KOMPAS.com - Liverpool menderita kekalahan beruntun ketiga di ajang Liga Inggris saat bertandang ke markas Leicester City pada Sabtu (13/2/2021) malam WIB.

The Reds tumbang 1-3 di Stadion King Power walau memimpin lebih dulu lewat gol Mo Salah.

Hasil tersebut memastikan Liverpool kebobolan tujuh gol dalam dua laga terakhir setelah The Reds kalah 1-4 lawan Manchester City di Anfield pada akhir pekan kemarin.

Posisi The Reds terus merosot di klasemen dengan kini mereka terpaut 13 poin dari Man City di puncak klasemen walau memainkan satu laga lebih banyak.

Pelatih Juergen Klopp bahkan telah mengutarakan target realistis Mohamed Salah cs kini adalah peringkat keempat.

Baca juga: Benarkah Kans Liverpool Juara Sudah Pupus? Begini Kata Pep Guardiola

Pelatih legendaris Liga Inggris, Arsene Wenger, menyuarakan pendapatnya mengenai kemerosotan performa ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut mantan pelatih Arsenal tersebut, The Reds kelihatan kehilangan gigitan dan tempo permainan di lapangan tengah sebagai imbas cedera para pemain belakang.

"Ada banyak penyebab, salah satu alasan utama tentu saja mereka kehilangan Virgil van Dijk," ujar Wenger di studio beIN Sports.

"Kekuatan mereka adalah memenangkan bola di area pertahanan lawan dengan Jordan Henderson dan James Milner di lapangan tengah."

"Namun, mereka kini memundurkan Henderson ke area pertahanan," tutur Wenger menyinggung peran sang kapten menambal lini belakang yang ditinggal tiga bek tengah sekaligus setelah Van Dijk dan juga Joe Gomez serta Joel Matip cedera.

"Ini cara Klopp mengatur timnya. Saya hanya berupaya mencari penjelasan logis," tutur pria berusia 71 tahun ini saat ditanya apakah ia akan melakukan hal serupa apabila menukangi The Reds.

"Liverpool sangat efisien karena mereka hanya mengizinkan lawan mengolah bola sangat sebentar," lanjut Wenger.

"Setelah mengubah struktur tersebut, Liverpool memberi lawan-lawan mereka lebih banyak waktu dengan bola."

"Mereka biasanya cepat mengolah bola dan memberi umpan ke para striker-striker. Itu adalah resep sukses Liverpool ditambah stabilitas bertahan yang bagus."

"Sekarang, mereka kehilangan sedikit dari semua itu." tutur pemenang tiga kali gelar Liga Inggris dan tujuh gelar Piala FA itu lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.