Kompas.com - 11/02/2021, 19:20 WIB
Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo. AFP/BEHROUZ MEHRIObor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sepak bola Indonesia pernah mencapai era keemasannya pada medio akhir 1950 hingga 1990-an. Pada kurun waktu tersebut, sejumlah pencapaian membanggakan pernah ditorehkan Indonesia di kancah sepak bola internasional.

Rukma Sudjana adalah salah satu nama dalam kepingan skuad emas timnas Indonesia pada era tersebut. Sosoknya dikenal sebagai legenda dari tim Persib Bandung dan tentunya timnas Indonesia.

Karier sepak bola Rukma dimulai pada 1951 saat dia memperkuat tim internal Persib, PS IPI. Karena performanya yang menjanjikan, pada 1952 Rukma pun masuk dalam skuad Persib.

Dalam buku Persib Bandung, Menuju Klub Modern Indonesia dikisahkan bahwa Rukma membela panji Persib dari 1952 hingga 1962. Selama 10 tahun kiprahnya, Rukma berkontribusi membawa klub berjulukan Maung Bandung itu meraih gelar juara Kompetisi Perserikatan 1961.

Pencapaian yang cukup membanggakan karena melalui prestasi tersebut Rukma dan kolega berhasil menuntaskan puasa gelar Persib selama 24 tahun lamanya. Seperti diketahui, kali terakhir Persib meraih gelar juara kompetisi Perserikatan adalah tahun 1937.

Baca juga: Kisah Persib Tembus Perempat Final Liga Champions Asia, Dibobol Shin Tae-yong

Adapun di level timnas, kiprah Rukma juga dimulai pada 1952. Kala itu, Rukma yang masih berusia 17 tahun tampil dalam pertandingan uji coba bersama Persib, di Sukabumi. Ternyata, uji tanding tersebut dipantau oleh tim pelatih timnas Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melihat performa apik Rukma dalam uji tanding tersebut, Antun "Tony" Pogacnik, pelatih timnas Indonesia saat itu pun tak ragu meminta Rukma ikut dalam Pelatihan Nasional (Pelatnas) timnas Indonesia, di Jakarta.

Saat itu, Rukma sejatinya masuk dalam Pelatnas timnas junior. Kendati demikian, itu adalah tim yang dipersiapkan untuk tampil dalam ajang SEA Games 1954, Olimpiade 1956, dan Asian Games 1958.

"Saya benar-benar bangga bisa memikat hati pelatih timnas," kata Rukma, dalam buku Persib Bandung, Menuju Klub Modern Indonesia.

Menyulitkan Uni Soviet

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.