Kompas.com - 29/01/2021, 08:20 WIB
General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo. KOMPAS.com/Suci RahayuGeneral Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.

MALANG, KOMPAS.com - PSSI resmi menetapkan Kongres Tahunan PSSI 2021 akan diselenggarakan secara tatap muka pada 29 Mei 2021. Kepastian tersebut sesuai dengan hasil kesepakatan Komite Eksekutif (Exco) PSSI Rabu (27/01/2021) lalu di kantor PSSI, Jakarta.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menjelaskan memang sengaja tidak menggelar Kongres secara terburu-buru dengan pertimbangan pandemi yang masih mengganas.

"Keputusan rapat Exco hari ini, yakni Kongres PSSI 2021 akan dilaksanakan secara tatap muka dan digelar seusai Hari Raya Idul Fitri pada 29 Mei 2021,” kata Mochamad Iriawan dilansir dari laman resmi PSSI, pssi.org.

“Exco PSSI memilih tanggal tersebut karena kami berharap pandemi Covid-19 sudah mereda, proses vaksinasi berjalan secara menyeluruh, dan diharapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah tidak ada," imbuhnya.

Baca juga: PSSI Akan Gelar Kongres Tahunan Setelah Lebaran 2021

Keputusan yang diambil PSSI sesuai dengan ekspektasi General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.

Sejak awal Arema FC menginginkan agar kongres PSSI 2021 sebisa mungkin dilaksanakan secara tatap muka atau non virtual. Agenda sepenting kongres tahunan kurang pas rasanya jika dilakukan secara daring.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menerangkan banyak sekali kendala dalam rapat daring yang berpotensi mengganggu jalannya kongres.

“Kalau virtual banyak yang tidak berkenan. Karena waktu dan jarak,” ucap pria berkacamata.

“Kongres itu Asprov-nya sudah berapa? Belum lagi Liga 2 juga berapa? Ada perbedaan waktu dan juga - mohon maaf – kejelasan saluran sinyal dan lain-lainnya takutnya terganjal,” imbuhnya.

Baca juga: Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 Dibatalkan, Ini Kata Polri

Di sisi lain, jadwal penyelenggaran kongres di luar perkiraan Ruddy Widodo. Awalnya dia memprediksi Kongres akan dilakukan pada awal atau akhir Februari.

Namun, dia tidak keberatan asalkan Kongres berjalan luring.

“Tidak ada masalah mundur tapi kan bisa luring dengan menerapkan protokol kesehatan. Dan kembali lagi izin menjadi yang utama karena sepakbola ini akan melibatkan orang banyak,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.