Inter Vs Milan, Kartu Merah Ibrahimovic Jadi Biang Rossoneri Tumbang

Kompas.com - 27/01/2021, 09:20 WIB
Para pemain Inter Milan merayakan gol kemenangan Christian Eriksen ke gawang AC Milan pada laga perempat final Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (26/1/2021) atau Rabu dini hari WIB. AFP/MIGUEL MEDINAPara pemain Inter Milan merayakan gol kemenangan Christian Eriksen ke gawang AC Milan pada laga perempat final Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (26/1/2021) atau Rabu dini hari WIB.

KOMPAS.com - Kiper AC Milan, Ciprian Tatarusanu, memandang faktor yang membuat timnya kalah dari Inter Milan adalah kartu merah Zlatan Ibrahimovic.

AC Milan baru saja terlempar dari ajang Coppa Italia seusai dibekuk Inter 1-2 di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (27/1/2021) dini hari WIB.

Milan sebenarnya mampu unggul terlebih dulu melalui sepakan Ibrahimovic pada menit ke-31.

Sayang, Rossoneri kalah karena Nerazzurri melakukan comeback gemilang melalui penalti Romelu Lukaku (71') dan tendangan bebas Christian Eriksen (90+7').

Dalam pertandingan bertajuk Derby Della Madonnina itu, laga diwarnai oleh diusirnya Ibrahimovic dari lapangan pada pertengahan babak kedua.

Baca juga: Inter Milan Vs AC Milan, Eriksen Kirim Nerazzurri ke Semifinal Coppa Italia

Striker gaek Milan itu dikeluarkan lantaran menerima dua kartu kuning.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kartu kuning pertama diterima ketika ia berkelahi dengan striker Inter, Romelu Lukaku, pada pengujung babak pertama.

Sementara itu, kartu yang kedua diperolehnya seusai melanggar Aleksandar Kolarov yang tengah melakukan counter attack pada menit ke-58.

Karena sang ujung tombak diusir, Milan semakin digempur habis-habisan oleh Inter sehingga berujung dua gol balasan.

Rossoneri kalah dari sang rival di perempat final dan harus kehilangan kans untuk jawara Coppa Italia 2020-2021.

Baca juga: Inter Milan Vs AC Milan, Ucapan Sombong Nicolo Barella Selepas Laga

Seusai laga, Tatarusanu pun mengakui kondisi Milan dengan 10 pemain menjadi faktor yang membuat timnya menelan kekalahan dari Inter.

Meski demikian, ia mengaku kalah, terlebih Inter pantas mendapatkannya karena gol fantastis dari Eriksen pada pengujung laga.

"Kami berjuang dari awal hingga akhir, itu adalah pertandingan yang hebat. Sayangnya, kartu kuning kedua Ibra mengubah pertandingan," kata Tatarusanu dilansir RAI Sport.

"Kami berusaha mempertahankan hasil imbang 1-1, tapi gol hebat pada akhir laga membuat kami kalah dalam pertandingan," tuturnya soal gol Eriksen.

Dengan kekalahan ini, praktis, Milan hanya menyisakan kompetisi Serie A dan Liga Europa yang mungkin untuk dimenangkan di musim 2020-2021.

Baca juga: Coppa Italia, Ibrahimovic Dinilai Merusak Laga Inter Milan Vs AC Milan

Sang kiper pun mengajak skuad Rossoneri untuk bangkit, terkhusus di Serie A, mengingat saat ini pasukan Stefano Pioli itu tengah berada di puncak klasemen.

"Jika kami berada di puncak klasemen, itu berarti kami pantas berada di sana," lanjutnya.

"Sekarang kami harus memenangi pertandingan berikutnya melawan Bologna dan mencoba bertahan di sana selama mungkin."

"Tidak mudah bermain setelah kekalahan dari Atalanta, tetapi kami menunjukkan bahwa kami memiliki karakter yang kuat dan bangkit dari itu," katanya soal kekalahan 0-3 Milan dari Atalanta pada pekan lalu.

"Sayangnya, kami tidak menang, tetapi kami menunjukkan karakter kami dalam laga ini," ujar sang kiper kedua dengan optimistis.

Selanjutnya, Milan akan berupaya bangkit di Serie A dengan melawat ke markas Bologna, Sabtu (30/1/2021) malam WIB.



Sumber Rai Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X