Cheltenham Usai Bikin Man City Kerepotan di Piala FA: Kami Tak Punya Uang

Kompas.com - 24/01/2021, 15:23 WIB
Laga Cheltenham vs Man City pada putaran keempat Piala FA, Minggu (24/1/2021) dini hari WIB. AFP/SHAUN BOTTERILL Laga Cheltenham vs Man City pada putaran keempat Piala FA, Minggu (24/1/2021) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Pelatih Cheltenham Town, Michael Duff, mengungkap faktor yang membuat timnya tampil ngotot melawan Manchester City di Piala FA.

Laga putaran keempat Piala FA mempertemukan duel jomplang antara klub Cheltenham Town dan Manchester City di Stadion Whaddon Road pada Minggu (24/1/2021) dini hari WIB.

Pertandingan itu jomplang karena Cheltenham merupakan klub League Two, Divisi Keempat Liga Inggris, sedangkan Man City adalah tim papan atas Premier League.

Namun, justru Cheltenham membuat kejutan hebat dengan hampir mengalahkan The Citizens, julukkan Man City.

Pasukan Michael Duff itu mampu unggul lebih dahulu melalui Alfie May pada menit ke-59 hingga menjelang akhir laga.

Baca juga: Hasil Piala FA Cheltenham Vs Man City, The Citizens Lolos dari Kejutan Tim Divisi 4

Namun, asa mereka untuk menaklukkan raksasa Liga Inggris harus pupus seusai Man City melakukan comeback gemilang dan menang dengan skor 3-1.

Adapun ketiga gol pasukan Pep Guardiola itu dicetak pada 10 menit terakhir laga melalui Phil Foden (81'), Gabriel Jesus 84', Ferran Torres (90+4').

Alhasil, langkah Cheltenham terhenti, sedangkan The Citizens ke babak selanjutnya.

Meski demikian, perjuangan mereka patut diapresiasi.

Sebab, selain hampir menang, Cheltenham juga mampu menyulitkan Man City yang menurunkan delapan pemain utamanya dalam starting Xi, di antaranya adalah Feranandinho dan Jesus.

Seusai laga, Michael Duff pun buka suara mengapa timnya mampu memberikan perlawan cukup baik yang mampu melancarkan enam shots sekaligus mencetak satu gol.

Baca juga: Ruben Dias Ungkap Rahasia Solidnya Lini Pertahanan Man City

Ternyata, Cheltenham berjuang begitu hebat agar terus mendapatkan kucuran dana di kompetisi Piala FA.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi finansial klub-klub sepak bola, termasuk Cheltenham.

Klub League Two itu semakin merana karena para penggemar dilarang ke stadion sehingga sumber pemasukan utama klub menghilang.

Hal tersebut menjadi faktor utama mereka tampil mati-matian hingga hampir mengalahkan Man City.

"Ini penting. Tidak ada uang yang masuk. Setiap pound yang masuk mungkin bernilai sepuluh kali lipat dari waktu biasanya," kata Duff dilansir BBC.

Baca juga: De Bruyne Absen Lama, Guardiola Punya Jurus agar Man City Bisa Juara

"Saya senang untuk klub ini. Banyak kerja keras yang dilakukan untuk mendapatkan pertandingan melawan tim besar. Gim-gim seperti ini jarang muncul."

"Sungguh sangat disayangkan fans tidak dapat hadir ke sini (menonton ke stadion)," ungkapnya.

Meski kalah, sang pelatih tak kecewa dan bangga dengan anak asuhnya.

Ia begitu terkesan karena Alfie May dkk mampu tampil apik di hadapan raksasa Premier League.

"Saya sangat bangga dengan para pemain," ujar Duff melanjutkan.

Baca juga: Kalahkan Arsenal, Southampton Bikin Sejarah di Piala FA

"Saya tidak tahu apakah kami pantas untuk kebobolan yang ketiga, tetapi mereka adalah pemain kelas dunia dan mencetak tiga gol dalam 10 menit terakhir."

"Saya sangat bangga. Para pemain yang mereka (Man City) bawa dari bangku cadangan dan cara mereka merayakan gol memberi tahu Anda bahwa kami mampu melakukan sesuatu."

"Cheltenham telah melakukannya dengan baik untuk tim yang jauh lebih hebat daripada kami," tandas Duff yang berbangga kepada anak asuhnya.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X