Peluang Liverpool Jadi Juara Premier League Belum Sepenuhnya Musnah

Kompas.com - 22/01/2021, 22:00 WIB
Mohamed Salah (kiri) dan Erik Pieters berebut bola dalam pertandingan Liverpool vs Burnley pada laga tunda pekan ke-18 Liga Inggris di Stadion Anfield, Jumat (22/1/2021) dini hari WIB. AFP/PETER POWELL Mohamed Salah (kiri) dan Erik Pieters berebut bola dalam pertandingan Liverpool vs Burnley pada laga tunda pekan ke-18 Liga Inggris di Stadion Anfield, Jumat (22/1/2021) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Liverpool mengalami pukulan terbaru dalam upaya perebutan gelar juara kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, usai mengalami kekalahan dari Burnley di Stadion Anfield, Kamis (21/1/2021) atau Jumat dini hari WIB.

Gol dari titik penalti yang dieksekusi penyerang Ashley Barnes, membuat Burnley juga mengakhiri rekor tak terkalahkan skuad asuhan pelatih Juergen Klopp itu dalam 68 laga Premier League di kandang.

Hasil minor ini sekaligus membuat Liverpool tertinggal enam poin dari raihan pemimpin klasemen sementara Premier League, Manchester United.

Baca juga: Jangankan Juara Liga Inggris, Masuk 4 Besar Saja Liverpool Diragukan

Meskipun begitu, Liverpool dianggap masih memiliki kesempatan untuk mengangkat trofi juara liga, seperti disampaikan salah satu mantan pemainnya, Graeme Souness.

"Ada suatu saat di mana saya masih bermain untuk Liverpool, kami berada di posisi ke-12 klasemen pada periode Natal dan masih mampu jadi juara liga di akhir musim itu," ujarnya kepada Sky Sports.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Liverpool saat ini hanya tertinggal enam poin, mereka jelas masih belum tersingkir dari jalur persaingan juara musim ini," kata mantan gelandang skuad The Reds era 80an itu.

Di sisi lain, Souness menyebut langkah Liverpool akan bertambah berat seiring hasil negatif menghadapi Burnley tersebut.

Klopp, menurut Souness, harus segera mencari cara untuk lepas dari rentetan hasil buruk yang membuat mereka seperti kehilangan jati diri saat tampil di Premier League belakangan ini.

Tim yang musim lalu tampil dominan di pentas liga, kini gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan Premier League terakhir dengan dua di antaranya berakhir dengan kekalahan.

"Saya bisa melihat bahwa tim ini tidak lagi tampil sebagaimana mereka bermain pada musim lalu," ujar Souness menambahkan.

"Mereka harus meraih hasil bagus melawan tim besar lain seperti Leicester, Manchester City, maupun Tottenham Hotspur jika masih ingin bersaing menjadi juara liga musim ini," katanya.

Beberapa problem besar seperti terhentinya produktivitas gol lini depan Liverpool hingga masalah cedera sejumlah andalan di lini belakang.

Hal itu diebut jadi sebab menurunnya performa Liverpool belakangan ini.

Baca juga: Liverpool Mandul, Apa Kata Juergen Klopp?

"Kekalahan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya, karena tidak berhasil memberi kepercayaan diri dan mentalitas tepat sepanjang pertandingan," kata Klopp, yang berusaha melindungi pemainnya.

"Rencana yang saya siapkan juga tidak membawa hasil ideal dalam laga tadi, kami gagal mengambil keputusan tepat dalam penyelesaian akhir meski menguasai bola serta membuat banyak peluang," ucapnya lagi.

Agenda berikut bagi Liverpool di ajang Premier League adalah menghadapi Tottenham Hotspur pada Kamis (28/1/2021) pekan depan.



Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.