Sukses Bendung Serangan Liverpool, Pope Patut Jadi Kiper Utama Inggris

Kompas.com - 22/01/2021, 17:40 WIB
Kiper Burnley, Nick Pope melakukan pemanasan sebelum pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Burnley dan dan Watford di Turf Moor di Burnley, Inggris barat laut pada 25 Juni 2020. AFP/JON SUPERKiper Burnley, Nick Pope melakukan pemanasan sebelum pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Burnley dan dan Watford di Turf Moor di Burnley, Inggris barat laut pada 25 Juni 2020.

KOMPAS.com - Aksi kiper Burnley, Nick Pope, menjadi salah satu kunci kemenangan timnya atas Liverpool dalam pertandingan kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, pada Kamis (22/1/2021) atau Jumat dini hari WIB.

Pope berhasil menjaga gawangnya tidak dibobol oleh pasukan The Reds, sekaligus mengantarkan timnya meraih poin penuh dari pertandingan yang berakhir dengan skor 1-0 itu.

Catatan tersebut menjadi yang ketujuh bagi penjaga gawang 28 tahun itu mengakhiri laga tanpa kebobolan saat tampil membela Burnley di Premier League sepanjang musim ini.

Bahkan, jika ditarik mundur sejak awal musim lalu, Pope kini telah mencatatkan 22 kali mampu menjaga gawangnya steril hingga akhir pertandingan.

Baca juga: Kesaksian Alisson Becker kepada Juergen Klopp soal Penalti Burnley

Hanya kiper Manchester City, Ederson Moraes, yang memiliki catatan tak kebobolan lebih banyak dibandingkan Pope dalam periode tersebut, yakni 26 kali.

Seusai laga, muncul dukungan kepada Pope untuk mengambil alih posisi kiper utama timnas Inggris dari pemain Everton, Jordan Pickford.

"Pope sudah berada dalam jalur yang benar untuk menantang posisi Pickford. Untuk itu, dia harus secara konsisten tampil bagus seperti melawan Liverpool," ujar mantan rekan setimnya, Tom Heaton, kepada Sky Sports.

"Tantangan lain baginya adalah gaya permainan timnas Inggris secara umum berbeda dengan strategi yang dimainkan Burnley, terlepas dari itu saya pikir namanya sudah masuk dalam hitungan," ujarnya.

Heaton, yang kini bermain untuk Aston Villa, mengaku tidak heran melihat Pope mampu tampil cemerlang saat timnya bermain menghadapi tim besar Premier League.

Ia secara khusus menyebut Pope memiliki kelebihan berupa naluri dalam menghalau tendangan lawan, yang diakuinya semakin berkembang hingga saat ini.

Halaman:


Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Tottenham Vs Burnley, Mourinho Justru Digoyang Isu Pemecatan

Jelang Tottenham Vs Burnley, Mourinho Justru Digoyang Isu Pemecatan

Liga Inggris
Melati Daeva soal Praveen Jordan: Kami Sudah Baikan

Melati Daeva soal Praveen Jordan: Kami Sudah Baikan

Badminton
Jadwal Tinju dan Hasil Timbang Badan Canelo Alvarez dan Avni Yildrim

Jadwal Tinju dan Hasil Timbang Badan Canelo Alvarez dan Avni Yildrim

Sports
Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Bundesliga
Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Liga Inggris
Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Liga Inggris
Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Sports
PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

Sports
Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Badminton
Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Liga Lain
Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Liga Italia
Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Sports
Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Liga Inggris
Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Liga Lain
Man United Vs AC Milan, Catatan Ibrahimovic 'Kembali' ke Old Trafford

Man United Vs AC Milan, Catatan Ibrahimovic "Kembali" ke Old Trafford

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X