Kompas.com - 21/01/2021, 17:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengamati skuadnya dalam laga uji coba Persis Solo vs Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (15/2/2020). KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengamati skuadnya dalam laga uji coba Persis Solo vs Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (15/2/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menganggap PSSI telah mengambil keputusan tepat dengan membatalkan gelaran kompetisi musim 2020.

Keputusan membatalkan kompetisi 2020 diambil oleh federasi sepak bola Indonesia itu dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Rabu (20/1/2020).

Seperti diketahui, penyelenggaraan kompetisi musim 2020 dihentikan sejak pertengahan Maret 2020 karena wabah virus corona.

Selama masa penangguhan, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus berupaya agar kompetisi bisa dilanjutkan kembali.

Baca juga: Empat Pemain Persib yang Pernah Dipuji Pelatih Kelas Dunia

Akan tetapi, sejumlah upaya yang dilakukan kerap menemui jalan buntu. Hingga akhirnya, keputusan untuk menghentikan gelaran kompetisi musim 2020 pun diambil PSSI.

Terlebih lagi, dalam pertemuan antara PT LIB bersama perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 2020, hampir semua klub sepakat agar kompetisi 2020 dihentikan.

Menurut Alberts, situasinya saat ini memang sudah tidak ideal untuk kompetisi 2020 dilanjutkan. Sebab, kompetisi terhenti selama hampir satu tahun.

Selain itu, banyak klub juga ditinggal pemain andalannya, terutama pemain asing, karena ketidakjelasan kompetisi. Bahkan, sejumlah tim seperti Perebaya Surabaya, Madura United, hingga Persipura Jayapura sudah membubarkan skuadnya.

"Saya kan sudah mengatakan hal ini sejak Desember lalu. Ketika kami mendapat kabar liga belum akan digelar Februari, jadi tidak ada latihan di Januari," kata Alberts kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).

"Tidak ada alasan menggelar liga yang sudah terhenti satu tahun. Jadi, keputusan untuk tidak melanjutkan liga musim 2020 menurut opini saya adalah keputusan yang tepat," kata pelatih 66 tahun itu.

Baca juga: Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X