Kompas.com - 19/01/2021, 11:40 WIB
Frank Lampard dalam laga Bayern Muenchen vs Chelsea pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019-2020 di Allianz Arena. MATTHIAS HANGST/GETTY IMAGES EUROPE/GETTY IMAGES VIA AFPFrank Lampard dalam laga Bayern Muenchen vs Chelsea pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019-2020 di Allianz Arena.

KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengungkapkan keluh kesah terkait performa timnya yang tengah melempem di Liga Inggris 2020-2021.

Chelsea saat ini tengah mengalami masa sulit di Premier League, di mana mereka masih berkutat di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan torehan 29 poin.

Adapun perincian poin tersebut diperoleh melalui 18 laga yang menghasilkan delapan kemenangan, lima imbang, dan lima kali kalah. Hasil ini jelas begitu mengecewakan bagi The Blues.

Pasalnya, tim London Barat itu telah menggelontorkan dana senilai 200 juta pounds (Rp 3,8 triliun) untuk membeli pemain berkualitas, di antaranya Timo Werner dan Hakim Ziyech demi memenangi liga.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris - Big Match Leicester City Vs Chelsea

Namun, bukannya mewujudkan ambisi dengan berada di tempat teratas atau setidaknya bersaing ketat di zona Liga Champions seperti musim lalu, Chelsea justru melempem.

Salah satu faktor yang membuat Chelsea loyo adalah kontribusi para pemain anyarnya yang begitu minim.

Seperti Kai Havertz, Christian Pulisic dan Hakim Ziyech total hanya menorehkan dua gol sejak 1 November 2020.

Ketumpulan sang striker anyar, Timo Werner, yang sudah puasa gol selama 10 laga beruntun di Premier League, juga menghiasi pemberitaan minor seputar Chelsea.

Alhasil, saat ini The Blues mulai diragukan sebagai penantang gelar oleh para pengamat di Liga Inggris.

Baca juga: Bagikan Kaus Usai Laga, Bek Chelsea Terancam Dihukum Premier League

Melihat skuad Chelsea yang belum tampil trengginas sejauh ini, Frank Lampard pun buka suara. Sang juru taktik asal Inggris itu berdalih bahwa para pemainnya masih begitu muda.

Pada saat bersamaan, pelatih sekaligus legenda The Blues itu pun menyatakan bahwa saat ini Chelsea tak memiliki skuad seperti di era emas Eden Hazard dkk.

“Orang-orang menyebut kami sebagai penantang gelar, tetapi kami memiliki skuad yang komposisinya muda, terutama di area depan," ujar Lampard dikutip dari Goal International, Selasa (19/1/2021).

"Kami tidak memiliki pemain di sektor yang dimiliki klub ini sebelumnya, yaitu mesin gol atau mesin pencetak assist yang dapat memenangi pertandingan."

Baca juga: Timo Werner Puasa Gol dalam 10 Laga Beruntun, Ini Respons Pelatih Chelsea

"Kami tidak memiliki Eden Hazard yang menyumbang 50 persen dari gol atau assist. Kami tak punya striker seperti Diego Costa yang mencetak 30 gol."

"Saat ini kami bukan tim yang memiliki Costa, Cesc Fabregas atau Hazard, termasuk beberapa pemain yang datang setelah itu. Mereka semua (Timo Werner dkk) anak baru di Premier League."

"Kami sedang mengembangkan para pemain (skuad Chelsea sekarang) dan saya sangat percaya pada mereka."

Dengan realita yang ada di kubu Chelsea sekarang, Lampard pun mengakui bahwa sulit untuk timnya musim ini memperebutkan gelar.

Baca juga: Hasil Arsenal Vs Newcastle - Aubameyang Menggila, The Gunners Bungkam The Magpies

Namun, ia tidak mau menyerah begitu saja dalam perburuan gelar Liga Inggris 2020-2021.

"Bagi kami, mungkin ada masa-masa sulit. Jadi, penting bagi saya dan para pemain untuk terus bekerja, tetapi juga tetap sabar dan tenang."

Chelsea akan berupaya bangkit saat bentrok dengan Leicester City di King Power, Rabu (20/1/2021) dini hari WIB.

Jika The Blues menang, Timo Werner dkk akan merangkak naik ke posisi lima besar klasemen sementara Liga Inggris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Rencana Praveen/Melati Usai Terdegradasi dari Pelatnas PBSI?

Apa Rencana Praveen/Melati Usai Terdegradasi dari Pelatnas PBSI?

Badminton
Dusan Vlahovic ke Juventus: Diantar Kemarahan, Kostum Ronaldo, dan Kue Kejutan

Dusan Vlahovic ke Juventus: Diantar Kemarahan, Kostum Ronaldo, dan Kue Kejutan

Liga Italia
Olimpiade 2024 Jadi Target Gloria Bersama Pasangan Anyar Usai Dicoret dari Pelatnas PBSI

Olimpiade 2024 Jadi Target Gloria Bersama Pasangan Anyar Usai Dicoret dari Pelatnas PBSI

Badminton
Guard Amartha Hangtuah Sevly Rondonuwu Bicara soal Posisi Barunya

Guard Amartha Hangtuah Sevly Rondonuwu Bicara soal Posisi Barunya

Sports
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Ada Bali United-Persebaya, Kans Persib Dekati Puncak

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Ada Bali United-Persebaya, Kans Persib Dekati Puncak

Liga Indonesia
Promosi dan Degradasi Pelatnas PBSI: Jumlah Ganjil Ganda Putri, Peran The Daddies, hingga Tekad Pramel

Promosi dan Degradasi Pelatnas PBSI: Jumlah Ganjil Ganda Putri, Peran The Daddies, hingga Tekad Pramel

Badminton
Dusan Vlahovic Resmi Gabung Juventus, Pakai Nomor Punggung Cristiano Ronaldo

Dusan Vlahovic Resmi Gabung Juventus, Pakai Nomor Punggung Cristiano Ronaldo

Liga Italia
Arti Penting Kehadiran Ahsan/Hendra di Pelatnas PBSI: Menerjang Degradasi, Sukseskan Regenerasi

Arti Penting Kehadiran Ahsan/Hendra di Pelatnas PBSI: Menerjang Degradasi, Sukseskan Regenerasi

Badminton
Praveen/Melati Dicoret dari Pelatnas meski Dianggap Nomor Satu, Siap Unjuk Gigi di 2022 bersama PB Djarum

Praveen/Melati Dicoret dari Pelatnas meski Dianggap Nomor Satu, Siap Unjuk Gigi di 2022 bersama PB Djarum

Badminton
Master Supandi Menerima Pin Emas dan Dinobatkan Jadi Bapak Taiji Indonesia 

Master Supandi Menerima Pin Emas dan Dinobatkan Jadi Bapak Taiji Indonesia 

Sports
Persib Vs Persikabo, Maung Intip Peluang Dekati Puncak Klasemen

Persib Vs Persikabo, Maung Intip Peluang Dekati Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Hasil dan Klasemen Liga 1, Arema FC Resmi 'Usir' Bhayangkara FC dari Puncak Klasemen

Hasil dan Klasemen Liga 1, Arema FC Resmi "Usir" Bhayangkara FC dari Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Hasil Arema FC Vs Persipura: Menang 1-0 dan Perpanjang Rekor, Singo Edan Rebut Puncak Klasemen

Hasil Arema FC Vs Persipura: Menang 1-0 dan Perpanjang Rekor, Singo Edan Rebut Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Airlangga Kembali Terpilih Jadi Ketum Pengurus Besar Persatuan Wushu Indonesia

Airlangga Kembali Terpilih Jadi Ketum Pengurus Besar Persatuan Wushu Indonesia

Sports
Update Persiapan MotoGP Indonesia: ITDC Pastikan Tak Ada Genangan di Sirkuit Mandalika

Update Persiapan MotoGP Indonesia: ITDC Pastikan Tak Ada Genangan di Sirkuit Mandalika

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.