Cerita Teguh Amirudin Melatih Kiper di Tim Putri Arema FC

Kompas.com - 17/01/2021, 21:10 WIB
Disela-sela tim diliburkan karena dihentikannya Liga 1 2020, penjaga gawang Arema FC, Teguh Amirudin melatih tim putri di Lapangan Tunjung Sekar Malang, Jawa Timur, Sabtu (19/12/2020) pagi. KOMPAS.com/Suci RahayuDisela-sela tim diliburkan karena dihentikannya Liga 1 2020, penjaga gawang Arema FC, Teguh Amirudin melatih tim putri di Lapangan Tunjung Sekar Malang, Jawa Timur, Sabtu (19/12/2020) pagi.

 

MALANG, KOMPAS.com - Kiper Arema FC, Teguh Amirudin, mendapatkan pengalaman tak biasa selama Liga 1 2020 berhenti. Teguh ikut melatih di tim putri Arema FC.

Teguh Amirudin menceritakan kehadirannya di sesi latihan tim putri Arema FC karena permintaan dari sang pelatih tim putri.

Kebetulan kegiatan tim utama Singo Edan juga libur sehingga dia pun menyempatkan diri untuk datang.

“Ya, diminta tolong Alief Syafrizal (Pelatih Arema FC Puteri), kan dia teman saya. jadi membantu sedikit-sedikit,“ kata kiper sekaligus prajurit aktif TNI AD tersebut.

Teguh Amirudin tidak datang sendiri. Dia hadir dalam sesi latihan bersama dengan pelatih Arema FC, Carlos Oliveira.

Meski sempat canggung, Teguh terlihat sangat fasih memberikan arahan latihan kepada kiper Arema FC Putri.

Baca juga: Arema FC Minta Sepak Bola Harus Dipaksa Bangun dari Tidur

 

Dia juga tak sungkan memberikan teguran dan penjelasan jika dirasa ada eksekusi instruksinya yang salah.

“Paling dasar-dasar kiper saja. Istilahnya membantu karena infonya selama ini tidak ada pelatih kiper kalau latihan,” tutur mantan pemain TIRA Persikabo tersebut.

“Pasti beda, pertamanya memang terasa agak canggung karena kan tim putri, kalau saya kasih tendangan tenaga penuh bisa terbang nanti,” imbuh penjaga gawang asal Malang tersebut.

Kendati begitu, Teguh Amirudin begitu menikmati pengalaman barunya. 

Dia sempat disebut jadi calon pelatih kiper Arema Putri yang posisinya memang sedang kosong apalagi saat ini kompetisi sedang tidak pasti.

Baca juga: Arema FC Fokus Kawal Kepastian Nasib Liga 1 2020

Namun, Teguh tak menanggapinya dengan serius dan menegaskan untuk sementara waktu ini masih menikmati menjadi pemain.

“Untuk sementara ini tidak, karena saya butuh latihan sendiri.”

“Kalau tidak latihan bisa kalah sama anak-anak lainya,“ pungkas penjaga gawang berusia 27 tahun tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X