Jaga Jarak Saat Selebrasi, Skuad Leicester Jadi Teladan Premier League

Kompas.com - 17/01/2021, 11:00 WIB
Pemain tengah Leicester City, Harvey Barnes (kanan), merayakan golnya ke gawang Man United dalam laga Leicester vs Man United, Sabtu (26/12/2020) di King Power Stadium. AFP/POOL/Carl RecinePemain tengah Leicester City, Harvey Barnes (kanan), merayakan golnya ke gawang Man United dalam laga Leicester vs Man United, Sabtu (26/12/2020) di King Power Stadium.

KOMPAS.com - Gelandang serang Leicester City, James Maddison, menyuruh rekan setimnya menjauh usai membobol gawang Southampton pada lanjutan kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, pada Sabtu (16/1/2021) atau Minggu dini hari WIB.

Ia lantas berselebrasi dengan gaya seolah-olah berjabat tangan dengan segenap rekan setim lain, yang sudah mengambil jarak cukup jauh dari Maddison.

Sikap Maddison yang tak biasa itu disebabkan oleh anjuran penyelenggara Premier League, yang meminta para pemain menahan diri dan menjaga jarak saat merayakan gol.

Premier League mengatur para pemain untuk tidak saling berpelukan atau merangkul rekan setim serta gestur erat lain saat merayakan gol, begitu juga larangan bertukar kaus setelah pertandingan.

Baca juga: Leicester Vs Southampton, The Foxes Pepet MU Usai Menang atas Penakluk Liverpool

Aturan itu masuk dalam butir terbaru dalam protokol pencegahan penularan Covid-19 di lingkup Premier League, yang sebenarnya telah diterapkan mulai akhir pekan ini.

Namun, dari sejumlah laga yang telah berlangsung dalam pekan pertandingan kali ini, sikap taat pada regulasi itu baru terlihat dari kubu Leicester City.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepatuhan yang sama ditunjukkan oleh gelandang Harvey Barnes, pencetak gol kedua Leicester ke gawang Southampton, yang merayakan gol dengan saling bersentuhan sepatu dengan Youri Tielemans.

Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, mengaku bisa memahami arahan yang diberikan Premier League dan menganjurkan para pemain merespons protokol tersebut dengan sikap positif.

"Menurut saya telah banyak situasi negatif terjadi di sekeliling kami, para pemain bisa menjadikan aturan tersebut untuk menunjukkan kreativitas di lapangan," ujar Rodgers seperti dilansir dari BBC.

"Para pendukung saya kira masih ingin melihat mereka merayakan gol, mereka ingin turut merasakan kebahagiaan para pemain di lapangan," katanya lagi.

Halaman:


Sumber BBC Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X