Kompas.com - 16/01/2021, 22:15 WIB
Tim Persib Bandung melakoni olahraga softball sebagai program latihan alternatif dalam masa persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020, di Lapangan Softball Lodaya, Kota Bandung, Selasa (1/9/2020). Official Persib BandungTim Persib Bandung melakoni olahraga softball sebagai program latihan alternatif dalam masa persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020, di Lapangan Softball Lodaya, Kota Bandung, Selasa (1/9/2020).

KOMPAS.com - Sejumlah spekulasi bermunculan terkait nasib Liga 1 2020 yang tak kunjung menemui titik terang.

Akhir-akhir ini mulai ramai isu bila PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku pemangku kebijakan kompetisi sepak bola Indonesia akan menghentikan gelaran Liga 1 2020 dan mulai fokus menggelar Liga 1 2021.

Banyak pihak mendukung wacana tersebut, salah satunya adalah pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu cukup vokal menyuarakan agar Liga 1 2020 dihentikan dan PSSI mulai fokus menyiapkan kompetisi musim baru Liga 1 2021.

Bukan tanpa alasan Alberts menyarankan hal tersebut.

Sebab, melanjutkan Liga 1 2020 yang sudah terhenti sejak pertengahan Maret 2020 adalah opsi tidak relevan.

Baca juga: Dua Aspirasi Persib dalam Pertemuan Bersama PT LIB

 

Pasalnya, kompetisi sudah berhenti selama hampir satu tahun lamanya.

Selain itu, sejumlah kesebelasan juga dalam kondisi pincang karena ditinggal banyak pemain andalannya, terutama para pemain asing.

Sejumlah klub seperti Persebaya Surabaya, Madura United, hingga Persipura Jayapura bahkan telah membubarkan skuad mereka.

"Saya sekali lagi menekankan untuk berhenti memikirkan liga 2020, hentikan sesuai aturan FIFA dan fokus menatap musim 2021 supaya semua bisa kembali segar dan termotivasi lagi," kata Alberts, beberapa waktu lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X