Kompas.com - 16/01/2021, 15:30 WIB
Pemain Persik Kediri Septian Bagaskara (tengah) main pertama kali seusai cidera saat Liga 1 2020 Pekan 1 melawan tuan rumah Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Persik Kediri Septian Bagaskara (tengah) main pertama kali seusai cidera saat Liga 1 2020 Pekan 1 melawan tuan rumah Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.

KEDIRI, KOMPAS.com - Persik Kediri adalah salah satu klub yang ambil bagian dalam owners meeting PT Liga Indonesia Baru pada Jumat (15/1/2021).

Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih menyampaikan beberapa keresahan dalam rapat yang digelar secara virtual tersebut.

Salah satu poin pendapat pihak Persik Kediri adalah mengenai amburadulnya keuangan tim sebagai dampak dari penundaan berkepanjangan Liga 1 2020.

Akibat ketidakjelasan kelanjutan kompetisi, perencanaan keuangan klub menjadi kacau dan tidak bisa dirumuskan.

Selain itu, tanggungan kepada mitra sponsor juga tidak bisa dipertanggung jawabkan.

"Kami kesulitan membuat perencanaan dan program selama kompetisi berhenti tanpa kepastian," katanya, sesuai keterangan dari klub yang didapat KOMPAS.com.

Baca juga: Persebaya: Penghentian Liga 1 2020 Jadi Jalan Terbaik

Belum lagi, ada potensi gugatan dari pihak pemain dan pelatih kepada klub terkait kontrak profesional.

Penundaan lanjutan kompetisi 2020 yang sudah terlanjur lama membuat Persik merasa rapuh.

Dia meminta pertanggung jawaban pihak PSSI dan operator mengenai keresahan-keresahan tersebut.

Terutama, Abdul meminta sebuah perlindungan kepada klub terhadap potensi terjadinya sengketa di kemudian hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X