Kompas.com - 15/01/2021, 21:42 WIB
Mantan pesepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento alias Pele, berpose dengan medali Juara Dunia enam kali pada 22 Desember 2010 di Rio de Janeiro, Brasil, dalam sebuah acara seremonial. Pele tengah dirawat di rumah sakit di Sao Paulo, Brasil, menurut juru bicara Rumah Sakit Albert Einstein pada 13 November 2012. Koran Sao Paolo, Folha, memberitakan, Pele menjalani operasi pinggul untuk memperbaiki problem tulang pahanya. CAIO LEAL / AFPMantan pesepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento alias Pele, berpose dengan medali Juara Dunia enam kali pada 22 Desember 2010 di Rio de Janeiro, Brasil, dalam sebuah acara seremonial. Pele tengah dirawat di rumah sakit di Sao Paulo, Brasil, menurut juru bicara Rumah Sakit Albert Einstein pada 13 November 2012. Koran Sao Paolo, Folha, memberitakan, Pele menjalani operasi pinggul untuk memperbaiki problem tulang pahanya.

SAO PAULO, KOMPAS.com - Copa Libertadores musim 2020-2021 tiba di partai puncak pada Sabtu (30/1/2021).

Dua klub asal Liga Brasil sama-sama berebut menjadi yang terbaik.

Laga final di Stadion Maracana, Rio de Janeiro akan mempertemukan antara Santos dan Palmeiras.

Santos terbilang legendaris ketimbang Palmeiras.

Baca juga: Santos ke Final Copa Libertadores, River Plate dan Boca Juniors Tumbang

Di klub ini, pernah bermainlah legenda sepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento alias Pele.

"Pele kini berusia 83 tahun dan kondisi kesehatannya menurun," ujar manajer Santos Alexi Stival.

Neymar New Puma Future Z Neymar New Puma Future Z

Alexi Stival yang karib dipanggil dengan nama kecil Cuca mengatakan bahwa Pele memberi inspirasi bagi kemenangan anak-anak asuhnya.

Catatan menunjukkan, Pele bermain untuk Santos mulai 1956 hingga 1974.

Ia menceploskan 643 gol pada 656 laga.

Bersama Pele, Santos menjadi dua kali peraih titel juara Copa Libertadores yakni pada 1962 dan 1963.

Selain Pele, pemain timnas Brasil, Neymar juga alumnus Santos.

Gelandang Palmeiras asli Brasil, Gabriel Menino.AFP/MIGUEL SCHINCARIOL/POOL Gelandang Palmeiras asli Brasil, Gabriel Menino.

Neymar berkarier di Santos hingga pindah ke Barcelona pada 2013.

Neymar kini menjadi penggawa Paris Saint-Germain.

"Kami mengejar status empat kali juara pada Copa Libertadores kali ini," kata Cuca.

Sementara, Palmeiras baru dua kali menjadi juara Copa Libertadores.

Dua klub itu bakal menunjukkan beda ambisi mereka.



Sumber Xinhuanet
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X