Kompas.com - 13/01/2021, 05:00 WIB
Gelandang energik Real Madrid asal Brasil, Casemiro saat berlaga DOK. La Liga SantanderGelandang energik Real Madrid asal Brasil, Casemiro saat berlaga

KOMPAS.com - Gelandang bertahan Real Madrid, Casemiro, menjadi pemain paling bernilai dalam timnya.

Demikian menurut data yang dirilis lembaga audit keuangan, KPMG, pada pekan ini.

Berdasarkan tinjauan lembaga tersebut, nilai Casemiro saat ini mencapai 72,6 juta euro (sekitar 1,25 triliun rupiah) sekaligus menjadi yang tertinggi dibandingkan anggota skuad Real Madrid lainnya.

Dua pemain lain dalam tim utama Madrid yang mendekati nilai pasaran Casemiro adalah Raphael Varane dan kiper Thibaut Courtois.

Seperti dilansir dari Mundo Deportivo, Varane ditaksir oleh KPMG bernilai 70,2 juta euro (sekitar 1,2 triliun rupiah) dan Courtois diperkirakan memiliki banderol 67,9 juta euro (sekitar 1,17 triliun rupiah).

Baca juga: Media Barcelona Sorot Real Madrid yang Kalah Tajam dari Seorang Bek

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika ditotalkan, nilai skuad Madrid saat ini mencapai 874,2 juta euro atau hampir sekitar 15,03 triliun rupiah.

Salah satu faktor yang membuat nilai Casemiro tertinggi dibandingkan rekan setimnya adalah posisinya yang terbilang tidak dapat digantikan oleh pemain lain dalam skuad Los Blancos.

Casemiro juga masih terikat kontrak dengan jangka waktu yang cukup panjang, yakni baru berakhir pada 2023 mendatang.

Pemain berkebangsaan Brasil itu turun bertanding sebanyak 15 kali membela Madrid di ajang kompetisi teratas Liga Spanyol, La Liga, musim ini.

Dari kesempatan bermain yang diberikan oleh pelatih Zinedine Zidane di ajang liga tersebut, ia mampu mencetak tiga gol.

Torehannya itu hanya kalah dari penyerang Karim Benzema yang sudah mengoleksi delapan gol dari 16 penampilan di La Liga sejauh ini.

Selain menyajikan data mengenai nilai para anggota skuad Madrid, KPMG juga menyoroti adanya penurunan pendapatan klub tersebut selama periode pandemi Covid-19.

Baca juga: Terjebak Badai Salju, Real Madrid Tak Bisa Pulang ke Santiago Bernabeu

Madrid kehilangan delapan persen dari total pendapatannya dibandingkan periode serupa sebelum adanya gangguan wabah Covid-19 di Spanyol.

Meskipun begitu, Madrid tetap mampu mencatatkan pemasukan senilai 681,2 juta euro (hampir setara 11,73 triliun rupiah) selama setahun terakhir, sekaligus yang terbanyak dibandingkan tim lain di La Liga.

Begitu juga dengan kerugian, tertinggi dibandingkan klub lain di La Liga yang mencapai 34,9 juta euro (atau sekitar 600,7 miliar rupiah) dalam tiap laga kandang tanpa penonton musim ini.

Adapun agenda berikut bagi Madrid adalah laga semifinal Piala Super Spanyol menghadapi Athletic Bolbao pada Kamis (14/1/2021) mendatang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.