Kompas.com - 08/01/2021, 13:20 WIB
Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuettl, seusai timnya mengalahkan Liverpool pada pekan ke-17 Liga Inggris, 4 Januari 2021. AFP/NAOMI BAKER Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuettl, seusai timnya mengalahkan Liverpool pada pekan ke-17 Liga Inggris, 4 Januari 2021.

KOMPAS.com - Air mata yang muncul setelah kekalahan Liverpool pada pekan ke-17 Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, musim 2020-2021, dianggap berlebihan.

Kala itu, Liverpool yang membawa status juara bertahan secara mengejutkan takluk 0-1 dari Southampton.

Setelah peluit panjang berbunyi, air mata mengalir dari pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl.

Ralph Hasenhuttl yang tampak bangga dengan penampilan timnya, berlutut dan menangis di pinggir lapangan.

Baca juga: Revolusi Hasenhuttl di Southampton: Pernah Dibantai 9 Gol, Kini Tumbangkan Sang Juara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi, Ralph Hasenhuttl, mengalahkan Liverpool merupakan suatu pencapaian gemilang dalam kariernya.

Sebab, ini merupakan kemenangan pertama Ralph Hasenhuttl atas pelatih Liverpool, Juergen Klopp, dari lima pertemuan sepanjang karier kepelatihannya.

Dengan capaian ini, Ralph Hasenhuttl pun tak kuasa mengutarakan kebanggaan terhadap para pemain Southampton.

"Itu adalah pertandingan yang intens, suara saya hampir habis. Para pemain lelah, Anda harus menang melawan tim seperti ini. Mereka percaya pada apa yang mereka lakukan," kata Hasenhuttl, dikutip dari Football Italia.

"Pada menit ke-92, saya berpikir, baik, itu bisa menjadi sesuatu bagi kami. Ini malam yang sempurna," tutur palatih asal Austria tersebut.

Baca juga: Tangis Hasenhuttl Pecah Usai Soton Bekuk Liverpool, Angin Hanyalah Kiasan...

Soal momen emosional yang ditampilkan Hasenhuttl, Fabio Capello selaku mantan pelatih timnas Inggris memiliki pandangannya sendiri.

Dalam sebuah acara bersama Sky Sport Italia, Fabio Capello mengatakan bahwa sikap Hasenhuttl terlalu berlebihan.

"Saya tidak mengerti hal semacam ini," ujar Capello.

"Dia bekerja, sedikit emosi baik-baik saja dalam situasi ini, tetapi ini benar-benar berlebihan."

"Kenapa Anda menangis?" ucap Capello yang terkesean tak percaya dengan emosi Hasenhuttl.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.