Kompas.com - 07/01/2021, 00:05 WIB
Striker Royal Antwerp, Didier Lamkel Ze, cekcok dengan staf keamanan timnya. @SoccerAMStriker Royal Antwerp, Didier Lamkel Ze, cekcok dengan staf keamanan timnya.

KOMPAS.com - Striker Royal Antwerp, Didier Lamkel Ze, melakukan aksi konyol dengan masuk ke tempat latihan dengan menggunakan seragam rival timnya, Anderlecht.

Tindakan tersebut dilakukan Lamkel Ze pada Senin, (4/12/2021) waktu setempat demi memaksa Royal Antwerp untuk melepasnya ke Panathinaikos.

Klub asal Yunani itu sendiri santer dikabarkan ingin merekrut Lamkel Ze.

Mendengar ketertarikan tersebut, pemain berpaspor Kamerun itu pun "ngebet" agar transfer tersebut segera terwujud.

Dalam upaya mempercepat kepindahannya dari Royal Antwerp, Lamkel Ze nekat melakukan hal konyol tersebut.

Namun, alih-alih memperoleh harapannya, pemain yang berposisi sebagai winger itu justru diusir oleh staf keamanan.

Baca juga: Awas! Denda Rp 13 Juta bagi Pemain yang Berpelukan di Liga Belgia

Dilihat dari foto yang ramai beredar di media sosial, Lamkel Ze yang mengenakan seragam Anderlecht terlihat sedang tarik-menarik pintu latihan karena staf keamanan menolak membiarkannya masuk.

Alhasil, ia tak dapat mengikuti latihan pada saat itu. Ulahnya pun tidak berhenti sampai situ.

Menariknya, jersey yang ia pakai adalah seragam bernomor 11 bekas Yannick Bolasie yang kini memperkuat Sporting CP setelah dipinjamkan oleh klub induknya, Everton, di Premier League.

Tak lama setelahnya, Lamkel Ze melakukan tindakan konyol lagi berupaya mengunggah foto di Instagram dengan pernyataan "Besok saya akan memakai seragam Beerschot."

Adapun Beerschot sendiri merupakan rival Antwerp juga di Jupiler Pro League alias Liga Belgia.

Namun, 24 jam setelahnya, sang striker buka suara sekaligus mengutarakan permintaan maaf atas tindakan yang ia lakukan.

"Saya ingin meminta maaf kepada klub dan suporter Antwerpen, karena mereka adalah suporter yang luar biasa dan selalu mendukung saya," kataya melalui video yang diunggah di Royal Antwerp.

“Jika saya bereaksi seperti ini, hal tersebut karena pikiranku sedang berada di suatu tempat. Transfer dan semuanya tidak mudah bagi saya."

Baca juga: Ronaldo Absen Juventus Loyo, Tanpa Ibra Milan Kokoh di Puncak

"Saya benar-benar ingin meminta maaf atas sikap ini. Saya tidak melupakan rekan satu tim di ruang ganti, juga staf teknis yang telah mendukung sejak saya tiba di sini."

"Saya tersedia untuk klub jika pelatih baru membutuhkan. Saya berharap bisa segera bertemu dengan suporter kembali di lapangan," tuturnya menambahkan.

Tak heran mengapa Lamkel Ze sempat begitu ngotot menerima pinangan Panathinaikos. Pasalnya, klub tersebut saat ini dilatih oleh mantan mentornya, Laszlo Boloni.

Namun, dengan pernyataan tersebut, nampaknya ia sudah tak acuh dengan kabar transfer dan tengah menyambut baik kedatangan pelatih Antwerp, Francky Vercauteren.

Pasalnya, kedatangan Vercauteren dapat menjadi tanda-tanda positif untuknya usai diparkir dalam beberapa laga di bawah asuhan pelatih sebelumnya, Ivan Leko.

Vercauteren pun mengindikasikan sang winger akan tetap bertahan di klub yang bermarkas di Stadion Bosuil itu.

"Satu hal yang pasti, dia masih terikat kontrak di Antwerp," kata Vercauteren dalam jumpa pers dilansir Sporza, Selasa (5/1/2021).

Lamkel Ze telah menjadi pemain Antwerpen sejak 2018 setelah direkrut dari Chamois Niort.

Selama membela raksasa Belgia itu, ia telah mencetak 11 gol dan sembilan assist dari 69 kali penampilan.



Sumber Sporza
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X