Sempat Meledak di Chelsea, Giroud Jadi Target Dua Klub Italia

Kompas.com - 06/01/2021, 06:20 WIB
Penyerang Chelsea Olivier Giroud usai mencetak gol kemenangan timnya ke gawang Rennes pada laga matchday empat Grup E LLiga Champions di Stadion Roazhon Park, Rabu (25/11/2020). AFP/DAMIEN MEYERPenyerang Chelsea Olivier Giroud usai mencetak gol kemenangan timnya ke gawang Rennes pada laga matchday empat Grup E LLiga Champions di Stadion Roazhon Park, Rabu (25/11/2020).

KOMPAS.com - Aksi penyerang Chelsea, Olivier Giroud, dikabarkan menarik minat dua klub asal Liga Italia, yakni Juventus dan AC Milan, untuk mendapatkan jasanya secara gratis pada musim panas mendatang.

Kontrak pemain asal Perancis tersebut dengan Chelsea memang berakhir dalam kurun waktu enam bulan ke depan, tanpa adanya kepastian pembaruan ikatan kerja baru maupun kesempatan tampil secara reguler pada sisa musim.

Padahal, Giroud belakangan mampu unjuk ketajaman dengan mencetak delapan gol dalam delapan penampilan terakhir di berbagai ajang bersama tim asuhan pelatih Frank Lampard tersebut.

Baca juga: Urusan Gol, Olivier Giroud Ungguli 3 Pemain Chelsea Berharga Total Rp 2,9 Triliun

Ledakan performa pemain 34 tahun itu terjadi setelah ia hanya mendapat kesempatan bermain dalam satu dari 16 pertandingan awal Chelsea pada musim 2020-2021 ini.

Seperti dilansir dari Sky Sports, Juventus memasukkan sosok Giroud sebagai kandidat pemain baru di lini depan bersama dua pemain lain asal Napoli, Arkadiusz Milik dan Fernando Llorente.

Keduanya juga bisa didatangkan secara gratis oleh Juventus pada awal musim depan karena akan mengakhiri kontrak dengan Napoli pada Juni 2021 nanti.

Giroud bergabung dengan Chelsea dari Arsenal pada jendela transfer Januari 2018, dan sebetulnya berpeluang hengkang hanya dua tahun sejak bergabung dengan klub peserta kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, itu.

Namun, dia memilih untuk bertahan dan memperjuangkan tempat di tim usai skuad Chelsea dan peserta Premier League lain melanjutkan kompetisi usai penundaan akibat pandemi Covid-19 pada Maret lalu.

Giroud mencatatkan diri sebagai pilar Chelsea paling produktif sepanjang tahun kalender 2020 dengan torehan 18 gol dari 34 penampilan di semua ajang.

Sayangnya, catatan tersebut tidak mengetuk hati Lampard, yang memilih untuk mencadangkan Giroud saat timnya berduel kontra Manchester City dalam lanjutan kompetisi Premier League, akhir pekan lalu.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris - Ini Alasan Chelsea Harus Pertahankan Olivier Giroud

Laga tersebut berujung kekalahan kelima bagi Chelsea di ajang Premier League musim ini, dengan skor akhir 1-3 untuk Man City.

Hasil buruk tersebut semakin menjauhkan Chelsea dari persaingan papan atas Premier League, dengan selisih tujuh angka dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool.

Lampard juga mulai mendapat tekanan atas kekalahan yang diderita timnya dari Man City, yang menempatkannya sebagai pelatih Chelsea dengan rataan poin terburuk per pertandingan di bawah era kepemilikan Roman Abramovich.



Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X