Temuan Kasus Covid-19 di Premier League Kembali Pecah Rekor

Kompas.com - 06/01/2021, 04:00 WIB
Logo Premier League. Dok. SKYLogo Premier League.

KOMPAS.com - Angka temuan kasus positif Covid-19 di lingkungan kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, kembali memecahkan rekor tertinggi dalam dua kali periode pengujian rutin terbaru.

Seperti dilansir KOMPAS.com dari laman resmi Premier League, total terdapat 40 hasil positif dari pengujian yang dilakukan terhadap 2.295 pemain dan staf klub peserta liga dari dua kesempatan berbeda.

Periode tes yang berlangsung pada 28-31 Desember 2020 lalu, menghasilkan temuan berupa 28 hasil positif Covid-19 dari 1.311 sampel yang diujikan.

Baca juga: Langgar Protokol Covid-19, Tottenham Beri Sanksi Tiga Pemainnya

Sedangkan 12 kasus positif Covid-19 lainnya, muncul dari tes terhadap 984 sampel pada kurun waktu 1-3 Januari 2021 lalu.

"Dalam kurun waktu tersebut terdapat penangguhan pada tiga pertandingan seiring adanya lonjakan kasus positif yang melibatkan dua klub berbeda," tulis Premier League dalam pernyataan resminya.

"Jadwal terbaru terkait seluruh pertandingan yang tertunda itu, akan diatur ulang dalam waktu dekat."

Dua klub yang diduga memiliki lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, seperti disebutkan pihak penyelenggara Premier League tersebut, adalah Manchester City dan Fulham.

Manchester City mengalami penundaan laga menghadapi Everton pada 29 Desember lalu, usai adanya pengumuman mengenai hasil positif Covid-19 pada dua pemain, yakni Gabriel Jesus dan Kyle Walker.

Fulham bahkan harus menerima penangguhan pertandingan sebanyak dua kali, yakni saat menghadapi Tottenham Hotspur dan Burnley pada periode pengujung tahun lalu.

Secara umum situasi pandemi Covid-19 di Inggris belakangan ini kembali memburuk, seiring ditemukannya varian baru virus corona yang memiliki kemampuan penyebaran lebih cepat.

Baca juga: Eric Garcia, Pemain Man City Terkini yang Positif Covid-19

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, bahkan sudah mengeluarkan instruksi lockdown pada Senin (4/1/2020) kemarin, menilik lonjakan drastis temuan kasus Covid-19 di negara tersebut.

Namun, kebijakan tersebut tidak akan menghentikan agenda pertandingan Premier League dalam waktu dekat, seiring pengecualian yang diberikan oleh pemerintah setempat kepada kompetisi sepak bola di level elite.

Pihak penyelenggara Premier League optimistis dapat menekan laju penularan Covid-19 berbekal protokol kesehatan yang sudah diterapkan, sehingga ajang liga dapat selesai sesuai jadwal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X