Warga Inggris Nonton Premier League di Video Streaming Ilegal, Masih Banyak Euy!

Kompas.com - 05/01/2021, 12:50 WIB
Ilustrasi layanan video streaming. IstimewaIlustrasi layanan video streaming.

LONDON, KOMPAS.com - Sepanjang 2020 silam, ada sedikitnya 1,9 juta warga Inggris menonton pertandingan Premier League melalui video streaming ilegal.

Menurut laman finder.com yang melakukan riset tersebut, jumlah 1,9 juta terbilang banyak.

Baca juga: Rangers di Ambang Juara, Steven Gerrard Dirumorkan ke Premier League

Lebih lanjut, pada survei itu, periset menanyakan kepada responden mengenai kebiasaan menonton video streaming.

"Empat persen dari jumlah responden menjawab pernah satu kali menonton laga Premier League menggunakan video streaming ilegal," kata finder.com.

Striker Tottenham Hostpur, Harry Kane, merayakan gol bersama Son Heung-min usai membobol gawang Leeds United dalam laga Premier League di Tottenham Hotspur Stadium pada 2 Januari 2021. Andy Rain Striker Tottenham Hostpur, Harry Kane, merayakan gol bersama Son Heung-min usai membobol gawang Leeds United dalam laga Premier League di Tottenham Hotspur Stadium pada 2 Januari 2021.

Di Inggris, saluran SKY Sports dan BT Sports menjadi pemegang resmi siaran laga-laga Premier League.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penonton bisa memanfaatkan tayangan berbayar pay-per-view (PPV) pada kedua media massa itu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.