Asosiasi Pemain Uruguay Bela Cavani, Sebut FA Berlaku Diskriminatif

Kompas.com - 04/01/2021, 23:20 WIB
Penyerang Manchester United, Edinson Cavani, saat merayakan gol ke gawang Southampton pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga Inggris di Stadion St Marys, Minggu (29/11/2020) malam WIB. AFP/MIKE HEWITTPenyerang Manchester United, Edinson Cavani, saat merayakan gol ke gawang Southampton pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga Inggris di Stadion St Marys, Minggu (29/11/2020) malam WIB.

KOMPAS.com - Penyerang Manchester United, Edinson Cavani, kembali mendapat pembelaan usai dilarang bermain dalam tiga pertandingan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), pada pekan lalu.

Kali ini dukungan terhadap Cavani disampaikan oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Uruguay (AFU) melalui pernyataan resmi yang kemudian dibagikan oleh sejumlah pemain elite La Celeste via media sosial, salah satunya diunggah kapten tim nasional, Diego Godin.

Dalam keterangan resmi yang dikutip KOMPAS.com dari akun media sosial Godin, Senin (4/1/2021) malam WIB, AFU secara tegas mengecam keputusan FA memberi sanksi kepada salah satu kolega mereka.

Baca juga: Jatuhi Hukuman ke Cavani, FA Dianggap Miskin Pengetahuan Bahasa

AFU menyebut sanksi yang dijatuhkan kepada pemain 33 tahun itu menunjukkan adanya diskriminasi terhadap bahasa serta latar belakang Cavani sebagai warga negara Uruguay.

Hal tersebut terkesan ironis, mengingat alasan adanya hukuman larangan bertanding serta denda 110 ribu pound (sekitar 2 miliar rupiah) didasarkan pada ucapan Cavani yang dinilai mengandung nilai rasialisme.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sanksi tersebut menunjukkan persepsi dogmatik dan nilai etnosentris yang bias dari FA Inggris, sehingga justru menjadi tindakan diskriminatif terhadap nilai kehidupan bangsa Uruguay," kata AFU dalam rilis itu.

"Melalui sanksi terhadap Cavani, sayangnya, FA justru gagal menerapkan visi keberagaman multikultural yang seharusnya menjadi dasar atas didengungkannya misi anti-rasisme belakangan ini."

Mereka mendorong FA untuk meninjau ulang keputusan memberi sanksi kepada Cavani, dan membebaskannya dari segala tuduhan terkait rasisme.

Selain itu, melalui pernyataan resminya AFU berharap tidak ada lagi kesalahan persepsi serta penerapan sanksi secara keliru kepada pemain asing oleh FA di kemudian hari.

"Dalam pengamatan kami, Cavani tidak pernah menunjukkan sikap rasialisme ataupun mengambil tindakan diskriminatif kepada orang lain," demikian bunyi pernyataan lanjutan AFU.

"Ia hanya menggunakan pilihan kata yang kerap kami gunakan untuk memanggil rekan dan sahabat terdekat dalam kehidupan sehari-hari."

Pilihan kata yang dimaksud adalah "negrito". Kata yang digunakan Cavani dalam sebuah unggahan di akun media sosialnya beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dihukum FA, Cavani Lewatkan 3 Laga Penting, Termasuk Derbi Manchester

Namun, sial bagi Cavani, kata tersebut dinilai oleh FA dan publik Inggris memiliki makna serupa dengan "negro", kata yang sering digunakan untuk mengidentifikasi warga kulit hitam.

Sanksi larangan bermain dalam tiga laga dari FA terhadap Cavani sudah berlaku saat Man United berhadapan dengan Aston Villa di pentas liga pada Sabtu (2/1/2020) lalu.

Beruntung bagi Man United, tanpa kehadiran Cavani, skuad Setan Merah berhasil mengakhir laga dengan kemenangan 2-1 lewat gol dari Bruno Fernandes dan Anthony Martial.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Twitter
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Tottenham Vs Brentford, Kebangkitan Conte Berlanjut, Spurs Berjaya di Derbi London

Hasil Tottenham Vs Brentford, Kebangkitan Conte Berlanjut, Spurs Berjaya di Derbi London

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Jauhi Persib, PSM Gusur Persija

Hasil dan Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Jauhi Persib, PSM Gusur Persija

Liga Indonesia
Babak Pertama Man United Vs Arsenal 1-1, Gol Konyol Fred Injak De Gea Dibalas oleh Bruno

Babak Pertama Man United Vs Arsenal 1-1, Gol Konyol Fred Injak De Gea Dibalas oleh Bruno

Liga Inggris
Dokter Tim Arema FC soal Dokter Gadungan PSS: Si Amin Ini Bikin Ijazah Palsu...

Dokter Tim Arema FC soal Dokter Gadungan PSS: Si Amin Ini Bikin Ijazah Palsu...

Liga Indonesia
Tottenham Vs Brentford, Pasukan Antonio Conte Memimpin di Derbi London

Tottenham Vs Brentford, Pasukan Antonio Conte Memimpin di Derbi London

Liga Inggris
Link Live Streaming Man United Vs Arsenal, Kick-off 03.15 WIB

Link Live Streaming Man United Vs Arsenal, Kick-off 03.15 WIB

Liga Inggris
Link Live Streaming Tottenham Vs Brentford, Kickoff 02.30 WIB

Link Live Streaming Tottenham Vs Brentford, Kickoff 02.30 WIB

Liga Inggris
Belum Ada Informasi Turnamen WTA Kembali ke China

Belum Ada Informasi Turnamen WTA Kembali ke China

Sports
Lazio Vs Udinese: Sarri Ambil Inspirasi dari Liverpool, tapi Ogah Disamakan Klopp

Lazio Vs Udinese: Sarri Ambil Inspirasi dari Liverpool, tapi Ogah Disamakan Klopp

Liga Italia
Gelaran Turnamen Catur Japfa, 3 GM Ikut Serta

Gelaran Turnamen Catur Japfa, 3 GM Ikut Serta

Sports
Hasil Liga 1 Persela Vs PSM 1-1, Gol Penalti Selamatkan Juku Eja

Hasil Liga 1 Persela Vs PSM 1-1, Gol Penalti Selamatkan Juku Eja

Liga Indonesia
3 Petenis Ini Jadi Pendukung WTA

3 Petenis Ini Jadi Pendukung WTA

Sports
Tottenham Vs Brentford: Antonio Conte Siap Main 'Sulap' Lagi

Tottenham Vs Brentford: Antonio Conte Siap Main "Sulap" Lagi

Liga Inggris
Daftar Tim di 8 Besar Liga 2: RANS Cilegon FC dan Persis Solo Satu Grup

Daftar Tim di 8 Besar Liga 2: RANS Cilegon FC dan Persis Solo Satu Grup

Liga Indonesia
Li Na, Petenis Putri yang Dorong Minat Masyarakat China

Li Na, Petenis Putri yang Dorong Minat Masyarakat China

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.