TC Timnas U23 Telah Berakhir, Andik Rendika Rama Pulang Tanpa Beban

Kompas.com - 03/01/2021, 14:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Dokumentas PSSIPelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

GRESIK , KOMPAS.com - Andik Rendika Rama kembali dari pemusatan latihan timnas U23 tanpa membawa beban. Pemain Madura United tersebut senang bisa menjalani pemusatan latihan dengan lancar dan pulang dengan pengalaman baru.

Ini adalah pemanggilan timnas pertama Andik dalam empat tahun terakhir.

Dia terakhir mendapatkan panggilan timnas pada tahun 2016 semasa kepelatihan almarhum Alfred Riedl.

Pemain berusia 27 tahun yang biasa disapa Rama sangat senang bisa kembali bergabung bersama tim Garuda. Apalagi kali ini ditangani langsung oleh pelatih kelas dunia, Shin Tae-yong.

Dia mengakui mendapatkan banyak wawasan baru di bawah tangan dingin pelatih yang berhasil mengalahkan Jerman bersama Korea Selatan.

Baca juga: Tutup TC Timnas U23 Indonesia, Shin Tae-yong: Fisik Mereka Cukup Bagus

“Kalau menurut Rama, Coach Shin Tae-yong adalah sosok pelatih yang disiplin,” kata pemain Gresik tersebut kepada KOMPAS.com.

“Bukan sekadar disiplin waktu, disiplin dari segi pola makan juga harus dijaga betul untuk meningkatkan fisik pemainnya,” imbuh bek kiri tersebut.

Andik Rendika Rama Pun cukup puas dengan pemusatan latihan kali ini. Dia merasa semuanya berjalan dengan sangat baik dan lancar.

Dia mengaku harus menyesuaikan diri dengan latihan berat Shin Tae-yong setelah 9 bulan tanpa kompetisi. Akan tetapi, Rama  cukup percaya diri mampu menjawab tantangan dari Shin Tae-yong.

“Latihan berat setelah libur 9 bulan, kalau capek sih tidak. Meski kompetisi berhenti, Rama di rumah juga jaga kondisi,” tutur mantan pemain Persija Jakarta.

Baca juga: Usai Cedera, Eks Timnas U23 Merasa Beruntung Dapat Kesempatan di Arema

“Kalau nervous sih tidak. Pokoknya siap saja,” imbuhnya.

Di sisi lain, dari 36 nama yang dipanggil dipastikan akan ada pengerucutan pada tahap-tahap selanjutnya. Menanggapi hal tersebut Andik Rendika Rama nampak tenang, siap dan optimis.

Hal yang paling membuatnya senang adalah kesempatan untuk belajar. Banyaknya ilmu dan pengalaman yang bisa membuat san gpemain naik ke level yang lebih tinggi.

“Mungkin pengalaman saja yang menjadi ilmu buat Rama. Pengalaman dalam bentuk yang banyak bisa Rama ambil,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X