Kompas.com - 03/01/2021, 04:20 WIB
Pelatih Leeds United, Marcelo Bielsa, menyaksikan dari pinggir lapangan saat timnya menghadapi Arsenal di laga Piala FA, 6 Januari 2020. AFP/ADRIAN DENNISPelatih Leeds United, Marcelo Bielsa, menyaksikan dari pinggir lapangan saat timnya menghadapi Arsenal di laga Piala FA, 6 Januari 2020.

KOMPAS.com - Pelatih Leeds United, Marcelo Bielsa, mengakui timnya kewalahan mengawal barisan penyerang Tottenham Hotspur saat kedua tim bertemu dalam lanjutan kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, pada Sabtu (2/1/2021) malam WIB.

Secara khusus, Bielsa menyebut optimalnya kinerja lini depan lawan sebagai faktor pembeda yang membuat timnya harus menelan kekalahan 0-3 dari klub asal London Utara tersebut.

Dua penyerang Tottenham, Harry Kane dan Son Heung-min, masing-masing sekali membobol gawang Leeds yang dikawal oleh Illan Meslier di babak pertama pertandingan.

Baca juga: Tottenham Vs Leeds, Tuah Kane-Son Kembali, Sederet Rekor Lahir

"Kami membuat kesalahan tidak perlu yang membuka peluang tim lawan membangun serangan, para pemain tidak seharusnya kehilangan bola di wilayah pertahanan sendiri," ujar Bielsa tentang proses gol lawan.

"Pemain depan mereka sangat sulit untuk ditahan yang pada akhirnya mengacaukan kinerja lini pertahanan kami," ucapnya seperti dikutip KOMPAS.com dari BBC.

Bielsa patut merasa kecewa dengan kinerja lini belakang Leeds saat meladeni Tottenham dalam laga yang berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, London, tersebut.

Laga ini menjadi kali ketiga bagi Leeds mengalami kebobolan sebanyak tiga gol atau lebih dari tim lawan, sejak Desember lalu.

Dua tim lain yang mampu menghadirkan mimpi buruk bagi para bek skuad Bielsa, adalah Chelsea dan Manchester United.

"Tim ini sudah mengalami hal serupa sebelumnya dan tentu saja ke depannya kami wajib melakukan pembenahan," kata pelatih asal Argentina tersebut.

"Jika dibandingkan dengan laga menghadapi dua tim lain, kali ini pertandingan berjalan lebih baik. Sayangnya masih ada beberapa langkah perbaikan yang belum kami lakukan secara semestinya."

Leeds sejatinya menguasai bola lebih banyak sepanjang duel kontra Tottenham, hingga mencapai rata-rata 63,3 persen.

Namun, kegagalan mengonversi lima tembakan tepat sasaran menjadi gol, berujung pada kekalahan ketiga Leeds dalam enam pertandingan terakhir di Premier League.

Baca juga: Hasil Liga Inggris - Bekuk Leeds, Tottenham Kembali ke Papan Atas

"Sejatinya kami bisa memberi perlawanan lebih ketat, dengan kerap kali memenangkan duel bola kedua serta membangun peluang melalui situasi bola mati," ujar Bielsa.

Hasil minor dalam lawatan ke London tersebut, membuat Leeds masih tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara Premier League dengan raihan 23 poin dari 17 pertandingan.

Leeds baru akan kembali bertanding dalam lanjutan pekan pertandingan Premier League menghadapi Brighton & Hove Albion pada 16 Januari mendatang.



Sumber BBC Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

48 Jam Mengudara, European Super League Resmi Ditangguhkan

48 Jam Mengudara, European Super League Resmi Ditangguhkan

Liga Lain
Gabung Persis, Marinus: Saya Ditelepon Langsung Abang Kaesang

Gabung Persis, Marinus: Saya Ditelepon Langsung Abang Kaesang

Liga Indonesia
Jadwal Final Piala Menpora 2021, Persija Jakarta Vs Persib Bandung

Jadwal Final Piala Menpora 2021, Persija Jakarta Vs Persib Bandung

Liga Indonesia
Final Piala Menpora Persija Vs Persib, Peluang Dedi Kusnandar Tampil

Final Piala Menpora Persija Vs Persib, Peluang Dedi Kusnandar Tampil

Liga Indonesia
Profil Susy Susanti, Legenda Bulu Tangkis Indonesia Peraih Emas Olimpiade

Profil Susy Susanti, Legenda Bulu Tangkis Indonesia Peraih Emas Olimpiade

Sports
Ikuti Jejak 'Big Six' Liga Inggris, AC Milan Siap Mundur dari European Super League

Ikuti Jejak "Big Six" Liga Inggris, AC Milan Siap Mundur dari European Super League

Liga Italia
Daftar Tim Mundur dari European Super League, Klub Inggris Rontok!

Daftar Tim Mundur dari European Super League, Klub Inggris Rontok!

Liga Champions
European Super League Kolaps, Andrea Agnelli Lepas Jabatan Presiden Juventus?

European Super League Kolaps, Andrea Agnelli Lepas Jabatan Presiden Juventus?

Liga Italia
6 Tim Premier League Mundur dari ESL karena 'Disogok' UEFA?

6 Tim Premier League Mundur dari ESL karena "Disogok" UEFA?

Liga Inggris
Man City Resmi Mundur dari European Super League, Presiden UEFA Girang

Man City Resmi Mundur dari European Super League, Presiden UEFA Girang

Liga Inggris
5 Ragam Olahraga untuk Mengecilkan Perut Buncit

5 Ragam Olahraga untuk Mengecilkan Perut Buncit

Sports
'Big Six' Liga Inggris Mundur, European Super League Bubar?

"Big Six" Liga Inggris Mundur, European Super League Bubar?

Liga Inggris
Barcelona Juga Berpeluang Mundur dari European Super League

Barcelona Juga Berpeluang Mundur dari European Super League

Liga Spanyol
Klasemen Liga Inggris, Chelsea ke Empat Besar Usai Diimbangi Brighton

Klasemen Liga Inggris, Chelsea ke Empat Besar Usai Diimbangi Brighton

Liga Inggris
Final Piala Menpora Persib Vs Persija - Sejarah Lebih Berpihak kepada Maung Bandung

Final Piala Menpora Persib Vs Persija - Sejarah Lebih Berpihak kepada Maung Bandung

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X