Pelatih Persib Memaknai 2020 Sebagai Tahun Penuh Pelajaran

Kompas.com - 02/01/2021, 09:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memantau sesi latihan timnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (18/8/2020). Official Persib BandungPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memantau sesi latihan timnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (18/8/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Tahun 2020 telah berakhir dengan sekelumit kisah beragam bagi setiap individu. Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memaknai 2020 sebagai tahun ujian bagi semua umat manusia.

Robert Rene Alberts juga memaknai 2020 sebagai tahun yang banyak memberikannya pelajaran berharga, terutama mengenai arti kata syukur dan menghargai.

Mewabahnya virus corona menjadikan 2020 sebagai tahun yang berat untuk dilalui masyarakat dunia. Virus corona membuat masyarakat hidup dalam kekhawatiran, ketakutan, hingga kesedihan mendalam.

Pandemi Covid-19 mulai menyebar pada akhir tahun 2019 di Wuhan, China.

Lambat laun, virus tersebut menyebar hingga seluruh negara di dunia merasakan dampaknya, tak terkecuali Indonesia.

Baca juga: Liga 1 Masih Ditangguhkan, Gelandang Persib Sibuk Urus Kura-kura dan Ikan Cupang

 

Masifnya penyebaran virus corona mengakibatkan krisis kesehatan dan perekonomian dunia selama rentang 2020.

"Menurut saya, kita harus berpikir tentang 2020 adalah tidak ada yang gratis. Tidak ada yang diberikan cuma-cuma, kita harus saling menghargai ketika tinggal di planet ini," kata Alberts kepada wartawan, Jumat (01/01/2021).

Alberts melanjutkan, segala hal yang terjadi pada 2020 seharusnya menjadi pelajaran bagi semua manusia untuk bisa lebih menghargai apa saja yang sudah diberikan Tuhan, tak terkecuali menjaga Bumi dengan baik.

Bumi adalah tempat manusia melangsungkan kehidupannya. Sebisa mungkin, manusia harus bisa menjaga planet ini agar terhindar dari kerusakan fatal.

"Jadi saya rasa itu pelajaran besar dari tahun 2020, semua harus menjaga Bumi. Planet ini adalah tuan rumah dan kita hanya menumpang hidup di sini dalam waktu yang singkat," tutur Alberts.

Baca juga: Robert Alberts Ungkap Tiga Modul Persiapan Persib Hadapi Lanjutan Liga 1 2020

Mantan pelatih PSM Makassar itu juga berharap, manusia semakin bijak dalam menjalani kehidupannya.

Jangan sampai mengedepankan ego pribadi, hingga berpotensi merusak nilai-nilai persaudaraan antarsesama.

"Kehidupan berjalan dengan sangat cepat, jadi mari apresiasi dan memberikan penghormatan kepada planet yang sudah memberi kesempatan untuk hidup di sini dan hidup dalam persaudaraan," ucap Alberts, menegaskan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X