Utamakan Menang, Inter Milan Berpotensi Ikuti Jejak Skuad Legendaris

Kompas.com - 28/12/2020, 13:40 WIB
Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez (2ndR) melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter vs Torino pada 22 November 2020 di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan. AFP/MIGUEL MEDINAPenyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez (2ndR) melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter vs Torino pada 22 November 2020 di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan.
|


KOMPAS.com - Inter Milan besutan Antonio Conte musim ini dianggap memiliki kemiripan dengan skuad legendaris I Nerazzurri racikan Giovanni Trapattoni pada 1988-89.

Inter Milan racikan Antonio Conte menutup tahun 2020 dengan mantap via rangkaian tujuh kemenangan beruntun di Serie A 2020-2021.

Pasukan Antonio Conte yang menempati urutan kedua klasemen sementara musim ini disebut punya kemiripan dengan skuad juara Inter Milan racikan Giovanni Trapattoni pada 1988-99.

Inter Milan 1988-89 kerap dilabeli sebagai salah satu tim terbaik di sepanjang sejarah I Nerazzurri.

Kala itu, Inter asuhan Trapattoni tampil solid dan bisa mematri gelar scudetto empat pekan sebelum kompetisi berakhir.

Baca juga: Inter Tempel Ketat AC Milan, Arturo Vidal Berani Bicara Scudetto

Pencapaian yang luar biasa mengingat Liga Italia 1988-89 diikuti oleh partisipan yang tak main-main dan sangat kompetitif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AC Milan diperkuat trio Belanda masyhur, Napoli mengandalkan Diego Maradona, Juventus punya Michael Laudrup, sementara Sampdoria disokong duet maut Gianluca Vialli dan Roberto Mancini.

Inter Milan pimpinan Trapattoni mengakhiri musim dengan catatan 26 kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya kalah dua kali.

I Nerazzurri saat itu mendulang 67 gol dan cuma 19 kali kebobolan.

Namun, performa brilian Inter sepanjang Liga Italia 1988-89 sesungguhnya diawali dengan episode pahit di ajang Coppa Italia, di mana Lothar Mattaheus cs disingkirkan Fiorentina pada putaran kedua.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.