Kompas.com - 23/12/2020, 09:01 WIB
Tempat bersejarah milik Persebaya Surabaya, wisma Karanggayam tampak dari luar. KOMPAS.com/Suci RahayuTempat bersejarah milik Persebaya Surabaya, wisma Karanggayam tampak dari luar.

Bonek pun sama. Mereka melayangkan aksi berupa memasang spanduk bernada protes di beberapa sudut Kota Surabaya.

Baca juga: Makan Konate dan David da Silva Mundur dari Persebaya, Aji Santoso Legawa

Aksi protes simbolis Bonek pun mendapatkan tindakan tegas pihak Pemkot.

Spanduk-spanduk yang mereka pasang ditertibkan sehingga para suporter makin berapi-api untuk mengawal hak tim kebanggaannya.

"Soal pencopotan banner dan spanduk kawan-kawan Bonek kita tidak pernah ada komunikasi dengan pihak Pemkot,” ujar dirigen Green Nord Syaiful Antoni.

“Mau gradak (gruduk) aja petugas dari pemkot itu. Pemkot kembali menampakkan arogansinya dengan mencopot semua spanduk kami, tapi spanduk yang mendukung mereka aman-aman saja.“

“Ini jelas penindasan. Kawan-kawan Bonek yang bergerak sejak awal sudah komitmen terus akan memasang spanduk-spanduk atau banner di sudut kota Surabaya dan kampung-kampung. Mati satu tumbuh seribu,” imbuh pria yang biasa dipanggil Ipul tersebut.

Baca juga: Perjalanan Makan Konate di Persebaya, Proyek Besar tetapi Antiklimaks

Bonek tak segan menggelar aksi yang lebih nyata dan lebih masive lagi jika memang dirasa diperlukan.

Sengketa Wisma Persebaya sebenarnya kasus yang sudah lama dan berlarut-larut dari medio 2010.

Tahun ini, pihak Bajul Ijo berniat mengakhiri masalah sengketa sampai tuntas.

Sengketa Wisma Persebaya naik meja hijau Pengadilan Negeri pada bulan Maret 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X