Kompas.com - 23/12/2020, 09:01 WIB
Tempat bersejarah milik Persebaya Surabaya, wisma Karanggayam tampak dari luar. KOMPAS.com/Suci RahayuTempat bersejarah milik Persebaya Surabaya, wisma Karanggayam tampak dari luar.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sengketa Wisma Persebaya terus memanas. Setelah banding ditolak Pengadilan Tinggi, Pemerintah Kota Surabaya resmi mengajukan kasasi ke Tingkat Mahkamah Agung.

Persebaya Surabaya lewat kuasa hukumnya Yusron Marzuki SH, MH, menyatakan siap meladeni perlawan Pemkot.

”Hak mereka mengajukan kasasi, tapi kita pastikan akan berjuang habis-habisan di Mahkamah Agung,” kata Yusron di laman resmi Persebaya.id.

Bagi Persebaya Surabaya, wisma yang terletak di jalan Karang Gayam No. 1 tersebut lebih dari sekadar tanah maupun aset.

Ada sejarah panjang yang ingin dijaga oleh Persebaya Surabaya.

Baca juga: Banjir Tawaran, Mahmoud Eid Prioritaskan Persebaya Surabaya

Wisma Persebaya adalah kawah candradimuka sepak bola Surabaya yang melahirkan banyak pemain-pemain nasional.

”Banding adalah hak Pemkot tetapi saya rasa tidak patut. Persebaya ini membawa nama besar Surabaya, anak-anak Surabaya pun memimpikan bermain untuk Persebaya,” ucap Yusron.

Alasan serupa juga yang membuat Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah selalu berusaha mengawal kasus sengketa ini.

Pemilik klub internal Indonesia Muda tersebut sudah rindu motor-motor penggerak Karanggayam kembali memproduksi pemain nasional bahkan timnas.

"Wisma dan Lapangan Persebaya di Karanggayam adalah saksi tercetaknya pemain Persebaya dan pemain nasional, itu yang kita perjuangkan terus,” ujar Saleh Hanifah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X