Buffon Dihantui Kenangan Buruk dan Penyesalan, Man United Penyebabnya

Kompas.com - 20/12/2020, 18:59 WIB
Penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, melakoni laga ke-100 di Liga Champions, saat menghadapi Olympique Lyon di Stadion Juventus, Rabu (2/11/2016) waktu setempat. MARCO BERTORELLO/AFPPenjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, melakoni laga ke-100 di Liga Champions, saat menghadapi Olympique Lyon di Stadion Juventus, Rabu (2/11/2016) waktu setempat.

KOMPAS.com - Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, mengaku masih belum bisa melupakan kenangan buruk dipermalukan Manchester United pada 2019.

Kenangan buruk itu didapat Buffon saat membela Paris Saint-Germain pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions.

PSG saat itu menjamu Man United di Stadion Parc des Princes dengan modal kemenangan 2-0 dari leg pertama.

Modal tersebut membuat PSG hanya butuh hasil imbang ataupun kalah dengan selisih satu gol untuk lolos ke perempat final.

Namun, apa yang diharapkan PSG tidak terjadi pada leg kedua.

PSG justru dipermalukan Man United 1-3 di depan para pendukungnya sehingga harus tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tekuk Barcelona di Camp Nou, Buffon Bicara soal Takdir

Kekalahan itu tentu terasa sangat menyakitkan bagi PSG karena gol ketiga Man United diciptakan Marcus Rahsford pada masa injury time babak kedua (90+4') dari titik penalti.

Buffon yang kini sudah kembali ke Juventus mengaku masih belum bisa melupakan kenangan pahit tersebut.

Kiper asal Italia itu juga mengaku menyesal karena menjadi salah satu biang keladi dari kekalahan PSG pada leg kedua.

Pernyataan Buffon itu merujuk kepada gol kedua Man United yang dicetak Romelu Lukaku pada menit ke-30.

Sebab, gol Lukaku itu berawal dari kesalahan Buffon yang gagal menangkap dengan sempurna bola tembakan jarak jauh Marcus Rashford.

"Saya masih memikirkan pertandingan leg kedua melawan Man United itu setidaknya tiga sampai empat kali seminggu," kata Buffon dikutip dari situs Marca.

"Saya melakukan kesalahan besar (pada leg kedua). Kesalahan yang seharusnya tidak saya lakukan dengan pengalaman yang saya miliki," tutur Buffon menambahkan.

Baca juga: Pirlo Resmi Jadi Pelatih Juventus, Buffon Hadapi Situasi Tak Lazim

Lebih lanjut, Buffon mengakui dirinya dan PSG sedikit meremehkan Man United pada leg kedua karena memiliki modal kemenangan 2-0.

Buffon pada akhirnya hanya bisa menyesal karena pikiran meremehkan lawan itulah yang membuat PSG tersingkir.

"Pada musim itu, kami yakin bisa mencapai final. Di Manchester, kami berhasil meraih kemenangan hebat. Kemenangan itu menunjukkan betapa besarnya kekuatan kami," ucap Buffon.

"Kami pikir laga leg kedua itu hanyalah formalitas dan saya terbawa suasana. Kami saat itu berpikir sudah lolos karena unggul 2-0, sementara Man United memainkan banyak pemain muda," tutur Buffon.

"Kenangan buruk itu menimbulkan banyak penyesalan," ucap Buffon menambahkan.

Bersama PSG, Buffon hanya bertahan satu musim dan memutuskan kembali ke Juventus pertengahan tahun lalu.

Baca juga: Jadi Pelatih Juventus, Pirlo Dapat Restu dari Buffon dan Del Piero

Buffon kembali ke Juventus tanpa hanya dengan membawa dua gelar domestik, yakni Liga dan Piala Super Perancis.

Setelah ditinggal Buffon, PSG justru berhasil mencapai final Liga Champions.

Namun, PSG gagal memanfaatkan kesempatan untuk meraih gelar Liga Champions pertamanya seusai kalah 0-1 dari Bayern Muenchen pada final musim lalu.

Melihat perkembangan pesat PSG, Buffon yakin dalam waktu dekat mantan timnya tersebut akan mendapatkan trofi Liga Champions.

"PSG tidak kekurangan apa-apa. Mereka adalah tim hebat yang bisa menang melawan siapa pun," kata Buffon.

"Satu-satunya kekurangan PSG mungkin adalah mental," kata Buffon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.