Kompas.com - 15/12/2020, 11:28 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Bertengger di posisi tujuh klasemen sementara Premier League 2020-2021 justru membuat Everton harus bekerja lebih keras.

Semangat itu harus dipacu, khususnya dari segi finansial.

Laporan keuangan terkini klub seteru abadi Liverpool ini menunjukkan ada kehilangan dana hingga 188 juta dollar AS atau setara dengan Rp 2,632 triliun.

Pemicunya, pandemi corona.

Baca juga: Chelsea Tumbang dari Everton, Frank Lampard Singgung Juergen Klopp

Sementara, Everton mengalami defisit setelah pajak hingga 187 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,618 triliun.

Pada tahun penghitungan selama 13 bulan, angka ini adalah defisit kali kedua yang dialami Everton.

Sebelumnya, defisit Everton ada di posisi 150 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,1 triliun.

"Ini kerugian kami kali kedua," kata manajemen Everton.

Carlo Ancelotti berjalan bersama James Rodriguez jelang laga Everton vs West Brom di Goodison Park, Liverpool, pada Sabtu (19/9/2020).AFP/NICK POTTS Carlo Ancelotti berjalan bersama James Rodriguez jelang laga Everton vs West Brom di Goodison Park, Liverpool, pada Sabtu (19/9/2020).

Sementara itu, pemegang saham mayoritas Everton, Farhad Moshiri sudah merogoh dana dari kocek pribadinya hingga 67,1 juta dollar AS atau sekitar Rp 939,4 miliar untuk menambal kerugian itu.

Bermain 12 kali, Everton menang 6 kali, seri 2 kali, dan kalah 4 kali.

Raihan poinnya 20.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.