Kompas.com - 13/12/2020, 23:19 WIB
Pelatih Inter Milan Antonio Conte memberi selamat kepada Eriksen setelah pertandingan Liga Europa babak 16 besar antara Inter vs Getafe pada 5 Agustus 2020 di Gelsenkirchen, Jerman. AFP/INA FASSBENDERPelatih Inter Milan Antonio Conte memberi selamat kepada Eriksen setelah pertandingan Liga Europa babak 16 besar antara Inter vs Getafe pada 5 Agustus 2020 di Gelsenkirchen, Jerman.

KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, tetap ketus ketika ditanya soal masa depan maupun performa Christian Eriksen.

Hal itu tampak ketika Antonio Conte memberikan keterangan seusai laga Cagliari vs Inter Milan yang berlangsung di Stadion Sardegna Arena, Minggu (13/12/2020) malam WIB.

Duel Cagliari vs Inter Milan merupakan laga pekan ke-11 Liga Italia dan berakhir 3-1 untuk kemenangan tim tamu.

Kemenangan Inter Milan kali ini didapat dengan susah payah karena tertinggal 0-1 terlebih dahulu.

Inter Milan baru bisa bangkit pada 15 menit akhir waktu normal berkat tiga gol yang dicetak Nicolo Barella (77'), Danilo D'Ambrosio (84') dan Romelu Lukaku (90+4').

Selain comeback Inter Milan, salah satu yang menarik dari laga ini adalah keputusan Antonio Conte menurunkan Christian Eriksen sejak awal.

Baca juga: Hasil Cagliari Vs Inter Milan, Barella Jadi Inspirator Comeback

Dikutip dari Opta, ini adalah kali pertama Eriksen tampil membela Inter Milan sejak awal laga sejak 31 Oktober 2020.

Sebelum menjadi starter pada laga melawan Cagliari, Eriksen dalam delapan pertandingan beruntun di semua kompetisi hanya bermain selama 15 menit.

Waktu bermain itu didapat Eriksen dari empat kali kali kesempatan turun sebagai pemain pengganti. Pada empat laga lainnya, Eriksen hanya berada di bangku cadangan.

Namun, kesempatan turun sejak awal yang diberikan Conte tidak bisa dimaksimalkan Eriksen yang ditarik keluar pada menit ke-58.

Seusai laga, Conte tidak mau berbicara banyak mengenai alasannya menurunkan Eriksen sejak awal.

Conte juga tidak bisa memberi penilaian terhadap penampilan Eriksen.

"Saya di sini hanya akan menilai kinerja tim dan bukan individu. Jika saya menilai performa individu, itu sangat tidak adil," kata Conte ketika ditanya bagaimana penampilan Eriksen dikutip dari situs Calciomercatto.

"Bagaimanapun, kemenangan ini adalah hasil kinerja positif dari seluruh pemain," tutur Conte.

"Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kami bisa bangkit dan kekecewaan seusai tersingkir dari fase grup Liga Champions," ucap Conte menambahkan.

Baca juga: Cagliari Vs Inter Milan, Rekor Spesial Lukaku Warnai Kemenangan Nerazzurri

Pernyataan Conte kali ini membuat masa depan Eriksen di Inter Milan semakin suram.

Sebab, Eriksen sampai saat ini terlihat masih kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Italia ataupun skema 3-5-2 Inter Milan asuhan Antonio Conte.

Hingga saat ini, Eriksen baru bermain 38 kali bersama Inter Milan dengan sumbangan empat gol dan tiga assist.

Transfer Eriksen ke Inter Milan sebelumnya memang sudah diragukan akan berhasil.

Sebab, Eriksen bukanlah pemain impian Conte yang kala itu menginginkan gelandang pekerja, bukan seorang playmaker.

Keinginan Conte itu kemudian baru terealisasi awal musim ini setelah Inter Milan berhasil mendatangkan Arturo Vidal dari Barcelona.

Conte lebih menginginkan seorang gelandang pekerja karena sesuai dengan formasi 3-5-2 yang sudah dia pakai sejak melatih Juventus hingga kini Inter Milan.

Dalam formasi itu, Conte juga tidak pernah memiliki pemain dengan peran pengatur serangan atau biasa disebut playmaker.

Baca juga: Inter Milan Siap Buang Christian Eriksen, asalkan...

Fakta itulah yang membuat Eriksen kesulitan beradaptasi di Inter Milan karena Conte kukuh dengan formasinya.

Sebelumnya, Conte sudah pernah mengkritik sikap Eriksen yang menurutnya tidak mau beradaptasi dengan permainan Inter Milan maupun sepak bola Italia.

Terkait masa depan Eriksen, CEO Inter Milan, Giuseppe "Beppe" Marotta, pada akhir November lalu sudah memberikan keterangan.

Marotta menyebut Inter Milan dalam waktu dekat akan segera melego Christian Eriksen yang sudah meminta untuk dijual.

Meski demikian, Marotta mengaku masih belum menerima tawaran dari tim lain untuk Eriksen yang masih punya kontrak sampai Juni 2024 di Inter Milan.

AC Milan hingga Arsenal disebut menjadi dua tim yang kini sedang memantau situasi Eriksen di Inter Milan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Berani Berspekulasi, Arema FC Berharap Kepastian Liga 1

Tak Berani Berspekulasi, Arema FC Berharap Kepastian Liga 1

Liga Indonesia
Lempar Turbo: Pengertian, Peralatan, dan Cara Melakukannya

Lempar Turbo: Pengertian, Peralatan, dan Cara Melakukannya

Sports
Lupakan Piala Menpora 2021, Winger Persib Bidik Gelar Juara Liga 1 2021

Lupakan Piala Menpora 2021, Winger Persib Bidik Gelar Juara Liga 1 2021

Liga Indonesia
Solskjaer Usai Laga AS Roma Vs Man United: Pertandingan yang Aneh...

Solskjaer Usai Laga AS Roma Vs Man United: Pertandingan yang Aneh...

Liga Lain
Juventus Vs AC Milan, Kaka Yakin Rossoneri Menang dan Kembali ke Liga Champions

Juventus Vs AC Milan, Kaka Yakin Rossoneri Menang dan Kembali ke Liga Champions

Liga Italia
Uji Tanding Indonesia Vs Afghanistan Jadi Ajang Pembuktian Farshad Noor

Uji Tanding Indonesia Vs Afghanistan Jadi Ajang Pembuktian Farshad Noor

Liga Indonesia
Permainan Kippers: Teknik Dasar, Peraturan, dan Jumlah Pemain

Permainan Kippers: Teknik Dasar, Peraturan, dan Jumlah Pemain

Sports
5 Fakta Menarik Roma Vs Man United - Kutukan Solskjaer Terhenti

5 Fakta Menarik Roma Vs Man United - Kutukan Solskjaer Terhenti

Liga Lain
Juventus Vs AC Milan, Persaingan Menuju Liga Champions

Juventus Vs AC Milan, Persaingan Menuju Liga Champions

Liga Italia
Target Willian Bawa Arsenal Juara Liga Champions, Justru Chelsea yang ke Final

Target Willian Bawa Arsenal Juara Liga Champions, Justru Chelsea yang ke Final

Liga Lain
Profil David De Gea, Kiper Andalan Man United dan Timnas Spanyol

Profil David De Gea, Kiper Andalan Man United dan Timnas Spanyol

Sports
4 Klub Pendiri Super League Terancam Larangan Tampil di Liga Champions Selama 2 Tahun

4 Klub Pendiri Super League Terancam Larangan Tampil di Liga Champions Selama 2 Tahun

Liga Lain
Sudah Bicara dengan Lionel Messi, Lautaro Martinez Nyaris Gabung Barcelona

Sudah Bicara dengan Lionel Messi, Lautaro Martinez Nyaris Gabung Barcelona

Liga Italia
Hasil Liga Europa Tak Sesuai Ekspektasi, Kiper Arsenal Bicara Rasa Cinta pada Klub

Hasil Liga Europa Tak Sesuai Ekspektasi, Kiper Arsenal Bicara Rasa Cinta pada Klub

Liga Lain
Profil Unai Emery, Mantan yang Buat Arsenal 'Nganggur' di Eropa

Profil Unai Emery, Mantan yang Buat Arsenal "Nganggur" di Eropa

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X