Kompas.com - 12/12/2020, 23:10 WIB
Pelatih AC Milan Stefano Pioli (kiri) memberi pelukan kepada Zlatan Ibrahimovic (kanan) usai laga Derby della Madonnina kontra Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (17/10/2020) malam WIB. AFP/MIGUEL MEDINAPelatih AC Milan Stefano Pioli (kiri) memberi pelukan kepada Zlatan Ibrahimovic (kanan) usai laga Derby della Madonnina kontra Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (17/10/2020) malam WIB.


KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, belum pernah meraih satu pun trofi sepanjang karier kepelatihannya.

Sebelum AC Milan, Stefano Pioli sempat mengarsiteki sejumlah klub termasuk Lazio (2014-2016) dan Inter Milan (2016-2017).

Total, pelatih berusia 55 tahun itu sudah pernah menangani 13 tim utama.

Meski demikian, Stefano Pioli belum dipayungi keberuntungan untuk mengantarkan timnya meraih trofi.

Dia pernah membawa Lazio ke final Coppa Italia 2014-2015 dan Piala Super Italia 2015-2016.

Baca juga: Ibrahimovic: Dulu Saya Melawan Paolo Maldini, Kini Bersama Anaknya

Akan tetapi, Pioli gagal mempersembahkan trofi karena Lazio takluk dari Juventus pada dua ajang tersebut.

Stefano Pioli pun sempat menyesalkan hal tersebut, tetapi kini dia mengaku tak gusar meski mendapati lemari pialanya masih kosong.

Pelatih berusia 55 tahun ini yakin dengan kualitasnya sekarang, dia bisa meraih trofi dalam waktu dekat. 

Pioli memang sedang menjalani musim luar biasa usai membawa AC Milan tak terkalahkan dalam 10 pertandingan Serie A dengan rincian 8 kemenangan dan dua imbang.

Hasil tersebut membuat AC Milan untuk sementara memuncaki klasemen dengan koleksi 26 poin.

Pencapaian itu seperti angin segar bagi AC Milan yang dalam beberapa musim terakhir terhenti di papan tengah dan kesulitan memperebutkan gelar juara.

Pioli pun mengakui sudah berada di tempat dan waktu tepat bersama AC Milan. Bisa jadi, trofi yang dia dambakan selama ini akan diraihnya bersama Zlatan Ibrahimovic dkk.

"Lemari trofi saya masih kosong, tetapi dengan kemampuan sekarang, saya yakin sebentar lagi akan ada piala di sana," kata Stefano Pioli dilansir dari Football Italia.

Baca juga: Alex Sandro: Milan Boleh Tampil Bagus, tapi Juaranya Tetap Juventus

"Seorang pelatih membutuhkan skuad tepat dan sampai hari ini, saya tidak memilikinya. Saya nyaris meraih piala di Lazio, mencapai final Coppa Italia dan Piala Super Italia, tetapi sayangnya melawan Juventus."

"Dari pengalaman sebelumnya di Lazio, Inter Milan, dan Fiorentina, satu-satunya yang saya sesali adalah Lazio karena kami memainkan sepak bola fantastis pada tahun pertama saya di sana," ujarnya.

"Jika punya pengalaman seperti sekarang, saya akan menangani beberapa situasi dengan cara berbeda. Saya tak melakukan intervensi dengan cara tepat dalam beberapa kesempatan," katanya.

"Sekarang saya menganggap diri saya cocok di tim mana pun. Namun, di Milan, saya merasa berada di tempat dan waktu tepat," tutur Pioli mengakhiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Sarat Sejarah, AC Milan Pesta Gol, Juventus Jaga Asa

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Sarat Sejarah, AC Milan Pesta Gol, Juventus Jaga Asa

Liga Italia
Sepi Pemasukan, Begini Kiat Arema FC Penuhi Kriteria Finansial Lisensi Klub AFC

Sepi Pemasukan, Begini Kiat Arema FC Penuhi Kriteria Finansial Lisensi Klub AFC

Liga Indonesia
Pembaruan State of Survival, Kehadiran Versi Baru Moyo Grand Prix

Pembaruan State of Survival, Kehadiran Versi Baru Moyo Grand Prix

Liga Indonesia
Klopp: Bukan Salah Man United jika Liverpool Gagal ke Liga Champions

Klopp: Bukan Salah Man United jika Liverpool Gagal ke Liga Champions

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Barca Menyerah, Atletico Perlebar Jarak

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Barca Menyerah, Atletico Perlebar Jarak

Liga Spanyol
Kekecewaan Gloria Emanuelle Widjaja Usai Pembatalan Singapore Open 2021

Kekecewaan Gloria Emanuelle Widjaja Usai Pembatalan Singapore Open 2021

Badminton
Hafiz/Gloria Gagal ke Olimpiade Tokyo, Bagaimana Langkah PBSI?

Hafiz/Gloria Gagal ke Olimpiade Tokyo, Bagaimana Langkah PBSI?

Badminton
Hasil Liga Inggris Chelsea Vs Arsenal, The Gunners Menangi Derbi London

Hasil Liga Inggris Chelsea Vs Arsenal, The Gunners Menangi Derbi London

Liga Inggris
Hasil Sassuolo Vs Juventus: Ronaldo-Dybala Bikin Rekor, Bianconeri Menang

Hasil Sassuolo Vs Juventus: Ronaldo-Dybala Bikin Rekor, Bianconeri Menang

Liga Italia
Hasil Liga Italia - AC Milan Pesta 7 Gol, Inter Milan Bungkam AS Roma

Hasil Liga Italia - AC Milan Pesta 7 Gol, Inter Milan Bungkam AS Roma

Liga Italia
Link Live Streaming Inter Milan Vs AS Roma - Kickoff 01.45 WIB

Link Live Streaming Inter Milan Vs AS Roma - Kickoff 01.45 WIB

Liga Italia
Inter Diburu Waktu: Bayar Rp3,4 Triliun atau Ditendang dari Serie A dan UCL

Inter Diburu Waktu: Bayar Rp3,4 Triliun atau Ditendang dari Serie A dan UCL

Liga Italia
Link Live Streaming Torino Vs AC Milan - Kickoff 01.45 WIB

Link Live Streaming Torino Vs AC Milan - Kickoff 01.45 WIB

Liga Italia
Bersanding dengan Skateboard, 4 Cabor Ini Memulai Debut di Olimpiade Tokyo

Bersanding dengan Skateboard, 4 Cabor Ini Memulai Debut di Olimpiade Tokyo

Sports
Olimpiade Tokyo, Skateboard Lanjutkan Kualifikasi

Olimpiade Tokyo, Skateboard Lanjutkan Kualifikasi

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X