Kompas.com - 12/12/2020, 18:13 WIB
Diego Maradona menyapa suporter saat menyaksikan laga Argentina vs Islandia di fase grup Piala Dunia 2018 yang bergulir di Stadion Spartak, Moskow, pada 16 Juni 2018. Kredit: DOK TABLOID BOLA/Herka Yanis Pangaribowo. DOK TABLOID BOLA/Herka Yanis PangaribowoDiego Maradona menyapa suporter saat menyaksikan laga Argentina vs Islandia di fase grup Piala Dunia 2018 yang bergulir di Stadion Spartak, Moskow, pada 16 Juni 2018. Kredit: DOK TABLOID BOLA/Herka Yanis Pangaribowo.

KOMPAS.com - Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, pernah memakan daging mentah selama satu pekan sebagai persiapan menjelang melawan Real Madrid.

Kisah itu diungkapkan mantan pemain sekaligus eks rekan setim Diego Maradona di Sevilla, Juan Carlos Unzue.

Diungkapkan Juan Carlos Unzue, Maradona bertekad untuk menurunkan berat badannya kala itu.

Langkah yang ditempuh sang legenda, yakni dengan memakan daging mentah selama seminggu.

Baca juga: Link Live Streaming Man United Vs Man City dan Rekor Pertemuan Kedua Tim

"Kami harus bermain melawan Real Madrid saat Natal. Maradona pergi untuk menghabiskan liburan dengan keluarganya dan ketika kami melihatnya tujuh hari kemudian, dia telah kehilangan delapan kilogram," kata Juan Carlos dilansir dari Marca.

"Apakah Anda percaya bahwa dia mengatakan kepada kami semua yang dia makan adalah sejenis daging mentah selama tujuh atau delapan hari itu?"

"Kami biasa berbicara dengannya tentang kehidupan pribadinya."

"Dia akan memperingatkan kami bahwa dia telah melakukan kesalahan dan tidak ingin kami menjadi korban dari kelalaian yang sama," ujar Juan Carlos. 

Diego Maradona menghabiskan semusim bersama Sevilla antara 1992 dan 1993.

Sebelumnya, Maradona lebih dulu memulai karier di Eropa bersama Barcelona.

Dia datang ke Camp Nou pada 1982 dan membela raksasa Spanyol itu hingga 1984.

Baca juga: Resmi, Markas Napoli Berubah Nama Jadi Stadion Diego Armando Maradona

Selama dua musim, juara Piala Dunia 1986 itu hanya bermain sebanyak 43 kali dengan mencetak 30 gol.

Meski demikian, dia berkontribusi mengantarkan Barcelona meraih gelar juara Liga Spanyol 1983, Copa del Rey 1983, dan Piala Super Spanyol 1983

Pada awal musim 1984-1985, Maradona lalu hijrah ke Liga Italia untuk membela Napoli. Dia berhasil mempersembahkan lima gelar juara termasuk dua trofi Liga Italia.



Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X