PSG Vs Istanbul Penuh Aksi Anti-Rasialisme, Mbappe: Tak Ada yang Kalahkan Tindakan!

Kompas.com - 10/12/2020, 09:19 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, mengenakan kaos bertuliskan Tidak untuk Rasialisme menjelang laga kontra Istanbul Basaksehir pada matchday keenam Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB. AFP/FRANCK FIFEPenyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, mengenakan kaos bertuliskan Tidak untuk Rasialisme menjelang laga kontra Istanbul Basaksehir pada matchday keenam Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Duel antara Paris Saint-Germain ( PSG) dan Istanbul Basaksehir pada matchday keenam Liga Champions dipenuhi aksi anti-rasialisme.

Para pemain mengenakan kaos bertuliskan "Tidak untuk Rasialisme" selama pemanasan menjelang laga PSG vs Istanbul Basaksehir yang digelar di Stadion Parc des Princes, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.

Tak hanya itu, para pemain dan ofisial dari kedua tim juga berlutut di tengah lapangan saat lagu Liga Champions berkumandang sebelum kick-off.

Pemandangan ini dihiasi oleh spanduk anti rasialisme yang terpampang di tribune Stadion Parc des Princes, markas PSG.

Pemain dan wasit berlutut di lapangan melawan rasialisme sebelum pertandingan Grup H Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Istanbul Basaksehir FK di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 9 Desember 2020.AFP/XAVIER LAINE Pemain dan wasit berlutut di lapangan melawan rasialisme sebelum pertandingan Grup H Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Istanbul Basaksehir FK di Stadion Parc des Princes, Paris, pada 9 Desember 2020.
Baca juga: PSG Vs Istanbul Berlanjut Usai Aksi Rasial, Neymar dkk Bersinar dan Berlutut

Aksi tersebut merupakan respons para pemain terhadap insiden yang terjadi pada Rabu (9/12/2020) WIB.

Sebelumnya, laga PSG vs Istanbul Basaksehir mengalami penundaan setelah asisten wasit diduga mengucapkan kata hinaan bernada rasial.

Wasit keempat yang bertugas, Sebastian Coltescu, disebut menghina asisten pelatih Istanbul Basaksehir, Pierre Webo, dengan sebutan "negro".

Dilansir dari Evening Standard, insiden tersebut pecah pada menit ke-14. Para pemain melayangkan protes terhadap sikap Coltescu hingga mengambil tindakan dengan tidak melanjutkan pertandingan.

Baca juga: PSG Vs Istanbul, Neymar Isyaratkan Messi Pindah ke Paris?

Alhasil, laga PSG vs Istanbul Basaksehir harus dihentikan dan kembali berlangsung pada Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.

Sejumlah perangkat pertandingan baru pun ditunjuk oleh UEFA, dengan wasit Belanda Danny Makkelie, menjadi wasit utama.

Webo yang sebelumnya diganjar kartu merah karena dianggap memancing keributan pun diizinkan mengisi bench Istanbul Basaksehir.

Laga antara kedua tim dimulai dari menit ke-13 dan berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan tuan rumah PSG.

Gol-gol kemenangan PSG dicetak oleh Neymar (3) dan Kylian Mbappe (2).

Sementara itu, satu gol penghibur untuk kubu Istanbul Basaksehir tercipta lewat aksi Mehmet Topal.

Baca juga: Hasil Liga Champions, Real Madrid dan Atletico Menang dan Lolos

Seusai laga, Mbappe yang tampil gemilang pada laga tersebut angkat bicara soal aksi anti-rasialisme pada laga PSG vs Istanbul Basaksehir.

Pemain muda berkebangsaan Perancis itu sangat vokal dalam menyuarakan anti-rasialisme dalam dunia sepak bola.

Dia mengatakan bahwa segala bentuk rasialisme harus dilawan dengan tindakan, bukan hanya sekedar omongan.

Mbappe mengaku lelah dan tidak ingin kembali melihat tindak rasialisme dalam dunia sepak bola.

"Tidak ada yang bisa mengalahkan tindakan. Kami lelah dengan ini, kami tidak ingin mengalami ini lagi," kata Mbappe kepada Telefoot, dikutip dari Evening Standard.

Baca juga: Sikap UEFA soal Dugaan Tindak Rasialisme yang Buat Demba Ba sampai Bentak Wasit

Mbappe pun merasa bangga dengan sikap para pemain yang memilih tidak melanjutkan laga sebagai bentuk protes terhadap aksi rasialisme.

"Kami tidak kecewa karena tidak bermain (pada laga Rabu dini hari WIB), kami bangga karena itu," ujar Mbappe.

"Sebab, jika Anda membiarkan hal seperti ini terjadi, itu akan menjadi norma," tegas Mbappe.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X