Insiden Rasisme Liga Champions, Menteri Olahraga Rumania Minta Maaf

Kompas.com - 09/12/2020, 19:01 WIB
Bek Manchester United, Eric Bailly, dikartu merah wasit Ovidiu Hategan, seusai terlibat friksi dengan pemain Celta Vigo Facundo Sebastian Roncaglia, dalam semifinal Liga Europa di Old Trafford, Kamis (11/5/2017). AFP/PAUL ELLISBek Manchester United, Eric Bailly, dikartu merah wasit Ovidiu Hategan, seusai terlibat friksi dengan pemain Celta Vigo Facundo Sebastian Roncaglia, dalam semifinal Liga Europa di Old Trafford, Kamis (11/5/2017).

KOMPAS.com - Laga penyisihan Grup H Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Istanbul Basaksehir tercoreng tindakan rasialisme yang dilakukan perangkat pertandingan.

Asisten wasit berkebangsaan Rumania, Sebastian Coltescu, terdengar memakai kata "negro" untuk merujuk asisten pelatih Istanbul Basaksehir, Pierre Webo, saat berdiskusi dengan wasit utama, Ovidiu Hategan.

Kejadian tersebut sampai harus membuat Menteri Olahraga Rumania, Ionut Stroe, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan menyebut ekspresi Coltescu tidak dapat diterima.

"Saya terlebih dahulu meminta maaf atas nama dunia olahraga Rumania atas insiden tidak menyenangkan ini," kata Stroe seperti dikutip KOMPAS.com dari Mundo Deportivo.

"Saya bisa memastikan kasus ini sebagai pengecualian dan sama sekali tidak mewakili sikap warga Rumania secara umum."

Baca juga: Insiden Rasial Liga Champions, Reaksi Demba Ba dan Kolega Tuai Pujian

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Stroe sendiri mengecam segala bentuk ucapan serta aksi yang mengekspresikan rasialisme maupun diskriminasi dalam ranah olahraga apapun di negara tersebut.

Dalam kesempatan sama, ia menyesalkan tindakan Coltescu dan mendukung adanya investigasi menyeluruh dari Asosiasi Persatuan Sepakbola Eropa (UEFA) atas kasus itu.

"Secara pribadi saya ingin seluruh wasit asal Rumania sebisa mungkin berucap dan bertindak sangat netral dan tidak menyinggung seluruh pihak saat bertugas. Penyelidikan dari UEFA akan mengungkap konteks dan interpretasi atas pernyataan itu," ujarnya.

Dugaan tindak rasialisme Coltescu melalui perkataannya itu, mengundang reaksi keras seluruh pemain dan ofisial kedua tim.

Jalannya pertandingan Grup H Liga Champions di Stadion Parc des Princes itu tertunda sejak menit ke-23.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.