Kompas.com - 06/12/2020, 08:26 WIB
Pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, merasakan duduk di bangku cadangan Camp Nou untuk pertama kalinya sebagai pelatih utama pada Rabu (19/8/2020). FC BARCELONAPelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, merasakan duduk di bangku cadangan Camp Nou untuk pertama kalinya sebagai pelatih utama pada Rabu (19/8/2020).

KOMPAS.com - Ronald Koeman mencatatkan salah satu start terburuk bagi pelatih Barcelona setelah Lionel Messi cs tumbang 1-2 di kandang Cadiz pada Minggu (7/12/2020).

Barcelona tumbang untuk pertama kalinya kontra Cadiz sejak 1991 pada laga pekan ke-10 LaLiga tersebut.

Blaugrana kini terjebak di peringkat ketujuh dengan perolehan 14 poin dari 10 pertandingan.

Mereka terpaut 12 poin dari Atletico Madrid yang duduk di puncak klasemen Liga Spanyol dengan jumlah laga sama.

Barcelona hanya berhasil memenangi empat laga sejauh musim ini bergulir dan hanya dapat mengambil empat poin dari 15 maksimal di laga-laga tandang.

Baca juga: Kalah Lawan Cadiz, Start Terburuk Barcelona di Era 3 Poin Liga Spanyol

Bahkan, statistik dari @2010MisterChip mencatat bahwa catatan Ronald Koeman ini (14 poin dan agregat gol +9) hanya menempatkannya di posisi ke-40 dari 48 pelatih yang pernah menukangi Barca.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelatih dengan catatan terbaik adalah Ernesto Valverde dengan raihan 28 poin dan agregat gol +25.

Valverde diikuti oleh Tito Vilanova dan Tata Martino yang juga sama-sama menorehkan 28 poin dari 10 laga pertama dengan agregat gol lebih rendah.

Quiquie Setien, pelatih yang digantikan oleh Koeman, pun bisa mengambil 23 angka dari 10 pertandingan pertamanya.

Tak hanya itu, jumlah empat kekalahan Ronald Koeman ini sudah melewati angka kekalahan Setien (3) dengan jumlah laga yang dua kali lebih sedikit (10 berbanding 19).

Baca juga: Hasil Liga Spanyol Cadiz Vs Barcelona, Lionel Messi dkk Tumbang di Ramon de Carranza

Jumlah empat kekalahan di liga tersebut juga sama dengan dua musim Barcelona menjadi juara Liga Spanyol terakhir di bawah Ernesto Valverde pada 2017-2018 dan 2018-2019 digabung.

Lampu merah yang juga menyala adalah ketidak mampuan Barcelona untuk memutar balik keadaan bila tertinggal lebih dulu.

Hal ini merupakan dampak lanjutan dari akhir musim lalu.

Barcelona kini telah gagal menang dalam 8 laga Liga Spanyol (empat di bawah Koeman) terakhir di mana mereka tertinggal pada suatu fase pertandingan.

Hasil yang mereka torehkan dari delapan laga tersebut adalah 0 kemenangan, dua seri, dan enam kalah.

Musim ini juga resmi yang terburuk bagi Barcelona sejak Liga Spanyol beralih ke format 3 poin untuk kemenangan pada 1995-1996.

Jika sistem penilaian sekarang diaplikasikan ke semua musim Liga Spanyol, kompetisi sekarang merupakan yang terburuk bagi Barcelona sejak mereka finish peringkat keenam pada 1987-1988.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.