Kompas.com - 05/12/2020, 16:00 WIB
Pelatih Ole Gunnar Solskjaer (kiri) saat memberikan instruksi kepada pemainnya pada laga Man United vs Arsenal, di Stadion Old Trafford, Senin (30/9/2019) waktu setempat. AFP/PAUL ELLISPelatih Ole Gunnar Solskjaer (kiri) saat memberikan instruksi kepada pemainnya pada laga Man United vs Arsenal, di Stadion Old Trafford, Senin (30/9/2019) waktu setempat.

KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, secara tersirat mengaku masih takut dipecat meskipun sudah mendapat jaminan dari manajemen.

Kursi pelatih Ole Gunnar Solskjaer saat ini kembali terguncang setelah Man United kalah 1-3 dari Paris Saint-Germain pada laga fase grup Liga Champions, Rabu (2/12/2020).

Kekalahan itu membuat Man United harus berjuang hingga laga keenam atau terakhir fase grup untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Berbeda dari biasanya, kabar Solskjaer saat ini sedang dievaluasi manajemen Man United tidak beredar lama.

Hal itu tidak lepas dari pernyataan CEO Man United, Ed Woodward, satu hari setelah laga melawan PSG, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Ed Woodward Sesumbar Dukung Solskjaer Terkait Transfer Man United

Ed Woodward memastikan Man United tidak akan memecat Solskjaer dalam waktu dekat. 

Tak hanya itu, Ed Woodward juga menyebut Man United siap mendukung Solskjaer dengan kucuran dana transfer.

"Kami akan terus mendukung Solskjaer dengan pendekatan rekrutmen jangka panjang yang terencana. Fokus kami sekarang adalah bursa transfer musim depan," kata Woodward.

"Tentu saja kami menyadari masih banyak sektor yang harus dibenahi."

"Kami harus bekerja lebih keras untuk mencapai konsistensi yang dibutuhkan demi meraih trofi," tutur Woodward.

Meski bernada positif, pernyataan Ed Woodward kali ini tidak langsung menenangkan Solskjaer.

Solskjaer secara tidak langsung justru menilai dirinya sewaktu-waktu bisa dipecat jika performa Man United memburuk dalam periode singkat.

Baca juga: Martial Buang Peluang Emas, Solskjaer: Tak Ada Budaya Menyalahkan di Man United

Atas dasar itu, Solskjaer tidak pernah berpikir tentang masa depannya karena hanya memikirkan laga per laga.

"Dari pengalaman saya dan juga hasil diskusi dengan manajemen, kami memang berpikir untuk rencana jangka panjang," kata Solskjaer dikutip dari situs ESPN.

"Visi saya juga jangka panjang. Namun, Anda juga harus memikirkan jangka pendeknya," ucap Solskjaer.

"Saya tidak pernah memikirkan lebih dari enam pertandingan. Saya hanya berpikir bagaimana pertandingan terdekat Man United untuk memenuhi visi jangka pendek," ujar Solskjaer menambahkan.

"Saya mengatakan hal ini berdasarkan pengalaman saya," tutur pelatih asal Norwegia itu.

Terdekat, Solskjaer dan Man United akan menghadapi West Ham United asuhan David Moyes.

Duel West Ham vs Man United merupakan laga pekan ke-11 Liga Inggris yang akan dihelat di Stadion Olimpiade, London, Minggu (6/12/2020) dini hari WIB.

Baca juga: Man United Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Rashford Cedera pada Laga Kontra PSG

Pertandingan itu sangat menarik karena Solskjaer akan menghadapi Moyes yang merupakan pelatih pertama Man United setelah Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013.

Moyes ketika ditunjuk menjadi pelatih Man United langsung mendapat sebutan "The Chosen One" karena dipilih langsung oleh Sir Alex Ferguson.

Namun, julukan The Chosen One dan dukungan Ferguson tidak bisa menyelamatkan Moyes yang langsung dipecat Man United setelah sembilan bulan bekerja.

Moyes dipecat setelah fans Man United terus meneriakkan "Moyes Out" ketika performa tim menurun drastis.

Solskjaer mengakui apa yang dialami Moyes itu sewaktu-waktu bisa menimpa dirinya.

Baca juga: Kondisi Terkini Marcus Rashford Jelang Laga West Ham Vs Man United

Meski demikian, Solskjaer tidak mau menyalahkan fans yang ingin melihat Man United kembali ke masa jaya seperti era Sir Alex Ferguson.

"Tekanan itu berasal dari hasrat yang dimiliki fans dan media. Sebab, sejarah kesuksesan kami sangat panjang," tutur Solskjaer.

"Kami beruntung terus mendapatkan tekanan untuk sukses. Jadi, tergantung respons Anda apakah siap bertahan dan menikmati semua tekanan itu atau tidak," tutur Solskjaer.

"Kami sedang berusaha membuat pemain terbiasa dengan tekanan itu. Sebab, bermain untuk Man United sangat berbeda dengan tim lain," ucap Solskjaer.



Sumber ESPN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Menarik di Balik 100 Gol Cristiano Ronaldo bersama Juventus

4 Fakta Menarik di Balik 100 Gol Cristiano Ronaldo bersama Juventus

Liga Italia
Prediksi Line Up Man United Vs Liverpool: Duet Phillips-Williams Jadi Pilihan Klopp

Prediksi Line Up Man United Vs Liverpool: Duet Phillips-Williams Jadi Pilihan Klopp

Liga Inggris
Man United Vs Liverpool, Kans Klopp Akhiri 'Kutukan' di Old Trafford

Man United Vs Liverpool, Kans Klopp Akhiri "Kutukan" di Old Trafford

Liga Inggris
Cara Memegang Bet dengan Teknik Penhold Grip pada Tenis Meja

Cara Memegang Bet dengan Teknik Penhold Grip pada Tenis Meja

Sports
Tampil Buruk, Lautaro Jadi Korban Tuntutan Tinggi Tim Pelatih Inter

Tampil Buruk, Lautaro Jadi Korban Tuntutan Tinggi Tim Pelatih Inter

Liga Italia
Cara Melakukan Passing Bola dengan Kaki Bagian Dalam

Cara Melakukan Passing Bola dengan Kaki Bagian Dalam

Sports
Ucapan Hari Raya Idul Fitri dari Klub Lokal hingga Eropa

Ucapan Hari Raya Idul Fitri dari Klub Lokal hingga Eropa

Liga Indonesia
Profil Emile Smith Rowe, Bintang Masa Depan Arsenal

Profil Emile Smith Rowe, Bintang Masa Depan Arsenal

Sports
Klasemen Liga Inggris Usai Arsenal Bungkam Chelsea di Derbi London

Klasemen Liga Inggris Usai Arsenal Bungkam Chelsea di Derbi London

Liga Inggris
Mengapa Senam Irama Bermanfaat bagi Bentuk Tubuh?

Mengapa Senam Irama Bermanfaat bagi Bentuk Tubuh?

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Sarat Sejarah, AC Milan Pesta Gol, Juventus Jaga Asa

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Sarat Sejarah, AC Milan Pesta Gol, Juventus Jaga Asa

Liga Italia
Sepi Pemasukan, Begini Kiat Arema FC Penuhi Kriteria Finansial Lisensi Klub AFC

Sepi Pemasukan, Begini Kiat Arema FC Penuhi Kriteria Finansial Lisensi Klub AFC

Liga Indonesia
Pembaruan State of Survival, Kehadiran Versi Baru Moyo Grand Prix

Pembaruan State of Survival, Kehadiran Versi Baru Moyo Grand Prix

Liga Indonesia
Klopp: Bukan Salah Man United jika Liverpool Gagal ke Liga Champions

Klopp: Bukan Salah Man United jika Liverpool Gagal ke Liga Champions

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Barca Menyerah, Atletico Perlebar Jarak

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Barca Menyerah, Atletico Perlebar Jarak

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X