Kompas.com - 05/12/2020, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, secara tersirat mengaku masih takut dipecat meskipun sudah mendapat jaminan dari manajemen.

Kursi pelatih Ole Gunnar Solskjaer saat ini kembali terguncang setelah Man United kalah 1-3 dari Paris Saint-Germain pada laga fase grup Liga Champions, Rabu (2/12/2020).

Kekalahan itu membuat Man United harus berjuang hingga laga keenam atau terakhir fase grup untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Berbeda dari biasanya, kabar Solskjaer saat ini sedang dievaluasi manajemen Man United tidak beredar lama.

Hal itu tidak lepas dari pernyataan CEO Man United, Ed Woodward, satu hari setelah laga melawan PSG, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Ed Woodward Sesumbar Dukung Solskjaer Terkait Transfer Man United

Ed Woodward memastikan Man United tidak akan memecat Solskjaer dalam waktu dekat. 

Tak hanya itu, Ed Woodward juga menyebut Man United siap mendukung Solskjaer dengan kucuran dana transfer.

"Kami akan terus mendukung Solskjaer dengan pendekatan rekrutmen jangka panjang yang terencana. Fokus kami sekarang adalah bursa transfer musim depan," kata Woodward.

"Tentu saja kami menyadari masih banyak sektor yang harus dibenahi."

"Kami harus bekerja lebih keras untuk mencapai konsistensi yang dibutuhkan demi meraih trofi," tutur Woodward.

Meski bernada positif, pernyataan Ed Woodward kali ini tidak langsung menenangkan Solskjaer.

Solskjaer secara tidak langsung justru menilai dirinya sewaktu-waktu bisa dipecat jika performa Man United memburuk dalam periode singkat.

Baca juga: Martial Buang Peluang Emas, Solskjaer: Tak Ada Budaya Menyalahkan di Man United

Atas dasar itu, Solskjaer tidak pernah berpikir tentang masa depannya karena hanya memikirkan laga per laga.

"Dari pengalaman saya dan juga hasil diskusi dengan manajemen, kami memang berpikir untuk rencana jangka panjang," kata Solskjaer dikutip dari situs ESPN.

"Visi saya juga jangka panjang. Namun, Anda juga harus memikirkan jangka pendeknya," ucap Solskjaer.

"Saya tidak pernah memikirkan lebih dari enam pertandingan. Saya hanya berpikir bagaimana pertandingan terdekat Man United untuk memenuhi visi jangka pendek," ujar Solskjaer menambahkan.

"Saya mengatakan hal ini berdasarkan pengalaman saya," tutur pelatih asal Norwegia itu.

Terdekat, Solskjaer dan Man United akan menghadapi West Ham United asuhan David Moyes.

Duel West Ham vs Man United merupakan laga pekan ke-11 Liga Inggris yang akan dihelat di Stadion Olimpiade, London, Minggu (6/12/2020) dini hari WIB.

Baca juga: Man United Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Rashford Cedera pada Laga Kontra PSG

Pertandingan itu sangat menarik karena Solskjaer akan menghadapi Moyes yang merupakan pelatih pertama Man United setelah Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013.

Moyes ketika ditunjuk menjadi pelatih Man United langsung mendapat sebutan "The Chosen One" karena dipilih langsung oleh Sir Alex Ferguson.

Namun, julukan The Chosen One dan dukungan Ferguson tidak bisa menyelamatkan Moyes yang langsung dipecat Man United setelah sembilan bulan bekerja.

Moyes dipecat setelah fans Man United terus meneriakkan "Moyes Out" ketika performa tim menurun drastis.

Solskjaer mengakui apa yang dialami Moyes itu sewaktu-waktu bisa menimpa dirinya.

Baca juga: Kondisi Terkini Marcus Rashford Jelang Laga West Ham Vs Man United

Meski demikian, Solskjaer tidak mau menyalahkan fans yang ingin melihat Man United kembali ke masa jaya seperti era Sir Alex Ferguson.

"Tekanan itu berasal dari hasrat yang dimiliki fans dan media. Sebab, sejarah kesuksesan kami sangat panjang," tutur Solskjaer.

"Kami beruntung terus mendapatkan tekanan untuk sukses. Jadi, tergantung respons Anda apakah siap bertahan dan menikmati semua tekanan itu atau tidak," tutur Solskjaer.

"Kami sedang berusaha membuat pemain terbiasa dengan tekanan itu. Sebab, bermain untuk Man United sangat berbeda dengan tim lain," ucap Solskjaer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber ESPN


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.