Kritik Rashford-Martial, Legenda Man United: Mereka Tak Belajar dari Ibrahimovic

Kompas.com - 04/12/2020, 07:15 WIB
Anthony Martial dan Marcus Rashford merayakan gol Manchester United ke gawang Sheffield United pada lanjutan pekan ke-31 Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB. AFP/POOL/MICHAEL REGANAnthony Martial dan Marcus Rashford merayakan gol Manchester United ke gawang Sheffield United pada lanjutan pekan ke-31 Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengkritik penampilan Marcus Rashford dan Anthony Martial.

Kedua penyerang Man United itu kerap dimainkan pelatih Ole Gunnar Solskjaer sebagai pemain nomor 9 atau striker tengah.

Meski demikian, Paul Scholes menilai Rashford dan Martial belum tampil memuaskan ketika diturunkan sebagai penyerang tengah.

Scholes menyebut keduanya gagal mencuri ilmu dari Zlatan Ibrahimovic yang pernah membela Man United pada 2016-2018.

Baca juga: Rating Pemain Man United Vs PSG, Rapor Merah Fred dan Martial

"Kami berbicara berkali-kali tentang Man United yang tidak memiliki penyerang nomor 9 yang tepat," ujar Paul Scholes dilansir dari Goal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Poin saya adalah momen ketika Marcus dan Anthony bermain bersama Zlatan. Apakah mereka telah berkembang menjadi penyerang tengah, pemain nomor 9?"

"Menurut saya, mereka suka berpikir kalau mereka adalah pemain nomor 9. Namun, bagi saya, mereka berdua pemain sayap yang berbahaya."

"Apakah mereka belajar dari Zlatan? Saya tidak yakin mereka melakukannya," ujar Paul Scholes.

Paul Scholes mengatakan bahwa penyerang nomor 9 di Manchester United kini diisi Edinson Cavani.

Cavani yang didatangkan dengan status bebas transfer pada Oktober lalu, sudah mencuri perhatian dengan penampilannya bersama Setan Merah.

Pemain asal Uruguay itu menjadi pahlawan kemenangan Man United atas Southampton di pentas Liga Inggris pada pekan lalu.

Baca juga: Martial Buang Peluang Emas, Solskjaer: Tak Ada Budaya Menyalahkan di Man United

Pada laga yang berakhir dengan skor 3-2 itu, Cavani mencetak dua gol dan satu assist.

Namun, Scholes mengingatkan bahwa Cavani tak akan selamanya berada di Man United.

Untuk itu, dia meminta darah muda Setan Merah seperti Mason Greenwood belajar banyak dari pemain senior seperti Edinson Cavani.

"Cavani adalah pemain nomor 9 yang tepat, tetapi mungkin hanya untuk satu atau dua tahun. Sekarang kami berharap Mason benar-benar belajar dari Cavani" kata Paul Scholes.

"Mason, dibanding Rashford dan Martial, adalah finisher terbaik. Dia memiliki lebih banyak kesempatan daripada dua rekannya untuk berkembang menjadi pemain nomor 9 yang tepat," ujar Paul Scholes mengakhiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Goal
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.