Selfie dengan Mendiang Diego Maradona, Tiga Petugas Makam Dipecat

Kompas.com - 01/12/2020, 15:00 WIB
Ketiga petugas dari rumah pemakaman Sepelios Pinier selfie dengan jenazah Diego Maradona. Ketiganya langsung dipecat setelah foto mereka viral dan menuai kemarahan netizen. NZ Herald via World of BuzzKetiga petugas dari rumah pemakaman Sepelios Pinier selfie dengan jenazah Diego Maradona. Ketiganya langsung dipecat setelah foto mereka viral dan menuai kemarahan netizen.

KOMPAS.com - Tiga orang petugas pemakaman di Argentina dipecat lantaran berswafoto atau selfie dengan jenazah Diego Maradona.

Lebih parah lagi, para petugas tersebut mengunggah hasil foto bersama mendiang sang legenda ke media sosial. Tak ayal, hal itu pun memicu kemarahan besar di internet.

Bagaimana tidak, ketika seluruh publik berduka cita atas kepergian Maradona, ketiga orang tersebut justru asik mengabadikan momen yang tidak sopan kepada jenazah legenda abadi Timnas Argentina itu.

Dalam salah foto yang beredar, nampak seorang petugas yang teridentifikasi dengan nama Diego Molina.

Baca juga: Kata-kata Terakhir Diego Maradona: Keluhkan Kondisi Badan

Melansir dari media Malaysia Sinar, Molina menempatkan tangan kanan ke kepala Diego Maradona, dan tangan satunya mengepalkan pose jempol.

Dikutip World of Buzz Sabtu (28/11/2020), Molina yang ketahuan identitasnya pun mendapati banyak cacian di media sosial.

Tidak sampai situ saja, bahkan petugas jenazah tersebut sampai diancam akan dibunuh akibat perlikau tidak bermoralnya.

Baca juga: Sahkan Gol Tangan Tuhan Maradona, Eks Wasit asal Tunisia Tak Menyesal

Menanggapi tindakan tersebut, pemilik rumah pemakaman Sepelios Pinier dengan tegas langsung memecat Molina serta dua koleganya yang berselfie di atas jenazah Maradona.

Sebelumnya, Maradona dilaporkan meninggal akibat serangan jantung dalam keadaan tidur pada Rabu (25/11/2020).

Kesehatan sang legenda sendiri memang telah mengalami penurunan dalam beberapa waktu ke belakang.

Sebab, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Maradona sempat menjalani operasi di rumah sakit guna menghentikan pendarahan di otak pada 11 November lalu.



Sumber kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X