Kemenpora-PSSI Pantau Kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk Piala Dunia U20

Kompas.com - 29/11/2020, 19:15 WIB
Foto udara Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/10/2019). Stadion Si Jalak Harupat menjadi salah satu dari 10 stadion yang diajukan   PSSI pada FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIFoto udara Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/10/2019). Stadion Si Jalak Harupat menjadi salah satu dari 10 stadion yang diajukan PSSI pada FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

BANDUNG,KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, memantau langsung kesiapan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menjadi venue pertandingan Piala Dunia U20 2021.

Dalam giat yang berlangsung pada Sabtu (28/11/2020) itu, Zainudin Amali didampingi oleh Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto dan Direktorat Kementerian PUPR Iwan Suprijanto.

Zainudin mengatakan, Stadion Si Jalak Harupat menjadi prioritas dari kegiatan persepakbolaan nasional.

Sebab, stadion berkapasitas 27,000 kursi itu akan digunakan sebagai venue pertandingan Piala Dunia U20 pada 2021.

Sebelumnya, stadion yang kini menjadi markas tim Persib Bandung itu juga pernah menjadi venue pertandingan cabang olahraga sepak bola Asian Games 2018.

Baca juga: Cerita Asisten Pelatih Persib, Trauma Berbisnis karena Pengalaman Pahit

"Kami melihat beberapa lapangan dalam rangka implementasi Inpres Nomor 3, Tahun 2019 tentang Persepakbolaan Nasional," kata Zainudin kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Stadion Si Jalak Harupat.

"Jalak Harupat salah satu yang menjadi prioritas dari kegiatan sepak bola kita dan pada saat Asian Games Stadion Jalak Harupat juga jadi venue pertandingan," ucap dia.

Iwan Suprijanto mengatakan, secara keseluruhan proses renovasi Stadion Si Jalak Harupat berlangsung baik.

Sebab, pada 2018, Stadion Si Jalak Harupat sudah pernah direnovasi untuk menggelar event Asian Games 2018.

Oleh karena itu, proses renovasi Stadion Si Jalak Harupat tidak melibatkan banyak aspek dalam proses renovasi menyambut Piala Dunia U20.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X