Kompas.com - 27/11/2020, 18:53 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Asisten pelatih Persib Bandung, Budiman, belum tertarik mengikuti jejak sejumlah anak asuhnya berkiprah di dunia bisnis.

Budiman mengaku masih ingin fokus berkarier sebagai pelatih, meski situasi sepak bola Indonesia saat ini tengah memasuki masa sulit karena wabah virus corona.

Sejak pertengahan Maret 2020, penyelenggaraan kompetisi sudah ditangguhkan karena penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia mulai merajalela.

Baca juga: Awal Desember Persib Mulai Fokus Jalani Persiapan Kompetisi

Hingga kini, jadwal lanjutan kompetisi masih belum bisa dipastikan. Semua tergantung situasi dan kondisi dalam negeri wabah virus corona.

Selama masa penangguhan kompetisi yang terhitung panjang, banyak pemain Persib yang memilih berbisnis untuk menambah penghasilannya.

Meski begitu, Budiman mengaku belum tertarik untuk mengikuti jejak anak asuhnya, terjun ke dunia bisnis.

"Kalau saya masih fokus dulu di sepak bola. Tidak ada bisnis yang dijalani. Ya, belum ada keinginan juga untuk mulai berbisnis," kata Budiman, Jumat (27/11/2020).

Budiman mengungkapkan, bukannya tanpa alasan dirinya belum mau mencoba terjun ke dunia bisnis.

Diakuinya ketika masih aktif bermain, Budiman sempat menggeluti sejumlah bidang bisnis.

Sayangnya, bukannya untung yang didapatkan, mantan pemain Persija Jakarta itu lebih sering menelan kerugian.

Kerugian yang dialami Budiman memang bermacam-macam penyebabnya. Paling sering dialami adalah, kena tipu.

"Dulu sempat main saham, investasi juga. Tapi ujung-ujungnya dibohongi juga. Jadi trauma juga akhirnya," tutur Budiman.

Meski begitu, Budiman masih mencoba untuk menekuni bisnis pada bidang lain.

Diakuinya, setelah merasakan pengalaman pahit saat kali pertama berbisnis, dia sempat mencoba untuk kembali berbisnis. Kali ini di bidang niaga dan penyewaan truk.

Akan tetapi, lagi-lagi nasib nahas dialami Budiman. Sering kali dirinya dirugikan karena ulah pegawainya sendiri.

Budiman mengatakan, pada saat itu dirinya memang belum bisa fokus untuk mengurusi bisnisnya lantaran sibuk dengan kariernya sebagai pesepak bola.

"Enam kali saya punya bisnis. Dulu saya sempat punya dua truk untuk angkut pasir di Lembang. Hanya, ya gitu banyak akal-akalan, ujung-ujungnya dilepas lagi," ungkap Budiman.

"Pernah juga ke buah-buahan, beras, dan daging. Tapi gagal juga. Jadi ada trauma kalau untuk kembali berbisnis," imbuh dia.

Setelah berkali-kali mengalami kegagalan di dunia bisnis, Budiman pun memutuskan untuk lebih fokus berkarier di dunia sepak bola. Setelah gantung sepatu, Budiman pun melanjutkan kariernya sebagai pelatih.

Awal karier Budiman sebagai pelatih dimulai pada 2011 saat menjadi pelatih kepala di tim Bandung FC, yang saat itu menjadi kontestan Liga Primer Indonesia (LPI). Setelah itu, Budiman menjadi pelatih Diklat Persib.

Sejak 2015 hingga 2019 Budiman tercatat sebagai pelatih di tim lintas usia Persib, sejumlah prestasi pernah ditorehkannya.

Paling prestisius, kala membawa Persib U-19 juara dalam ajang Liga 1 U-19 pada 2019 lalu.

Setelah itu, Budiman dipromosikan ke tim senior dengan posisi asisten pelatih.

Pada pertengahan musim 2019, Budiman sempat ditunjuk untuk menangani tim satelit Persib, Blitar Bandung United, yang berlaga di Liga 2 2019.

Sayangnya, Budiman yang kala itu menjadi pelatih pengganti dari Listiadi gagal membawa Bandung United bertahan di Liga 2.

Pada musim 2020, Budiman kembali menjadi asisten pelatih Persib.

"Tuhan telah memberikan rezeki di sepak bola ya mungkin jalannya disitu disyukuri saja," ungkap Budiman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Usai Indonesia Juara Piala AFF U16 2022: Sungguh Membanggakan...

Presiden Jokowi Usai Indonesia Juara Piala AFF U16 2022: Sungguh Membanggakan...

Liga Indonesia
Juara Dunia Muay Thai Janjikan Baku Hantam Keras di ONE Fight Night 1

Juara Dunia Muay Thai Janjikan Baku Hantam Keras di ONE Fight Night 1

Sports
Sejarah dan Daftar Peraih Gelar Kopa Trophy

Sejarah dan Daftar Peraih Gelar Kopa Trophy

Sports
Ketika Luis Milla Buka Suara soal Bima Sakti dan Timnas U16... 

Ketika Luis Milla Buka Suara soal Bima Sakti dan Timnas U16... 

Liga Indonesia
Brentford Vs Man United: Lampu Hijau untuk Ronaldo, 2 Pilar Setan Merah Absen

Brentford Vs Man United: Lampu Hijau untuk Ronaldo, 2 Pilar Setan Merah Absen

Liga Inggris
Persik Vs Borneo FC: Babak Pertama Melempem, Babak Kedua Spektakuler

Persik Vs Borneo FC: Babak Pertama Melempem, Babak Kedua Spektakuler

Liga Indonesia
Daftar Nomine, Aturan Baru, dan Jadwal Ballon d'Or 2022

Daftar Nomine, Aturan Baru, dan Jadwal Ballon d'Or 2022

Sports
Perihal Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023, Ini Kabar Terbaru dari PSSI

Perihal Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023, Ini Kabar Terbaru dari PSSI

Liga Indonesia
Bali United vs Arema FC, Teco Familiar dengan Strategi Pragmatis Eduardo Almeida

Bali United vs Arema FC, Teco Familiar dengan Strategi Pragmatis Eduardo Almeida

Liga Indonesia
Brentford Vs Man United, Ada Sambutan Hangat bagi Eriksen...

Brentford Vs Man United, Ada Sambutan Hangat bagi Eriksen...

Sports
Daftar Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Nominasi Ballon d'Or 2022

Daftar Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Nominasi Ballon d'Or 2022

Sports
Kunci Indonesia Juara Piala AFF U16 2022 di Mata Sang Kapten

Kunci Indonesia Juara Piala AFF U16 2022 di Mata Sang Kapten

Liga Indonesia
Kata-kata Bima Sakti Sebelum Indonesia Juara Piala AFF U16, Singgung Perjuangan Pahlawan

Kata-kata Bima Sakti Sebelum Indonesia Juara Piala AFF U16, Singgung Perjuangan Pahlawan

Liga Indonesia
99 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Hector Castro, Pahlawan Satu Tangan Uruguay di Piala Dunia 1930

99 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Hector Castro, Pahlawan Satu Tangan Uruguay di Piala Dunia 1930

Internasional
6 Muka Lama Kembali Masuk Daftar Nominasi Kopa Trophy 2022

6 Muka Lama Kembali Masuk Daftar Nominasi Kopa Trophy 2022

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.