Kompas.com - 27/11/2020, 18:53 WIB

Kerugian yang dialami Budiman memang bermacam-macam penyebabnya. Paling sering dialami adalah, kena tipu.

"Dulu sempat main saham, investasi juga. Tapi ujung-ujungnya dibohongi juga. Jadi trauma juga akhirnya," tutur Budiman.

Meski begitu, Budiman masih mencoba untuk menekuni bisnis pada bidang lain.

Diakuinya, setelah merasakan pengalaman pahit saat kali pertama berbisnis, dia sempat mencoba untuk kembali berbisnis. Kali ini di bidang niaga dan penyewaan truk.

Akan tetapi, lagi-lagi nasib nahas dialami Budiman. Sering kali dirinya dirugikan karena ulah pegawainya sendiri.

Budiman mengatakan, pada saat itu dirinya memang belum bisa fokus untuk mengurusi bisnisnya lantaran sibuk dengan kariernya sebagai pesepak bola.

"Enam kali saya punya bisnis. Dulu saya sempat punya dua truk untuk angkut pasir di Lembang. Hanya, ya gitu banyak akal-akalan, ujung-ujungnya dilepas lagi," ungkap Budiman.

"Pernah juga ke buah-buahan, beras, dan daging. Tapi gagal juga. Jadi ada trauma kalau untuk kembali berbisnis," imbuh dia.

Setelah berkali-kali mengalami kegagalan di dunia bisnis, Budiman pun memutuskan untuk lebih fokus berkarier di dunia sepak bola. Setelah gantung sepatu, Budiman pun melanjutkan kariernya sebagai pelatih.

Awal karier Budiman sebagai pelatih dimulai pada 2011 saat menjadi pelatih kepala di tim Bandung FC, yang saat itu menjadi kontestan Liga Primer Indonesia (LPI). Setelah itu, Budiman menjadi pelatih Diklat Persib.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.