Pelatih Fisik Borneo FC: Maradona Akan Dimakamkan bak Presiden, Saya Ingin Hadir...

Kompas.com - 26/11/2020, 15:01 WIB
Legenda Argentina, Diego Maradona, hadir pada kemenangan 4-1 Tottenham atas Liverpool di Stadion Wembley, 22 Oktober 2017. Hasil ini adalah kekalahan besar terakhir The Reds sebelum tumbang 0-3 di markas Watford pada akhir pekan ini. AFP/GLYN KIRKLegenda Argentina, Diego Maradona, hadir pada kemenangan 4-1 Tottenham atas Liverpool di Stadion Wembley, 22 Oktober 2017. Hasil ini adalah kekalahan besar terakhir The Reds sebelum tumbang 0-3 di markas Watford pada akhir pekan ini.

KOMPAS.com - Pelatih fisik Borneo FC asal Argentina, Marcos Gonzales, ikut berduka atas kepergian Diego Armando Maradona.

Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) dalam usia 60 tahun akibat gangguan jantung.

Bagi Marcos Gonzales, Diego Maradona lebih dari sekadar legenda, melainkan juga pemain pertama yang mengangkat sepak bola Argentina ke level dunia.

"Saya sangat sedih. Maradona adalah pemain terhebat sepanjang sejarah sepak bola. Maradona adalah panutan bagi semua orang," kata pelatih fisik yang pernah menukangi Arema FC itu kepada Kompas.com, Kamis (2611/2020).

"Dunia sepak bola di seluruh dunia sedang berduka dan saya setuju itu. Bagi Argentina, Maradona adalah 'football genesis'," katanya.

Baca juga: Laporan Awal Forensik Tentukan Penyebab Meninggalnya Diego Maradona

Meninggalnya Diego Maradona tidak hanya dirasakan insan sepak bola di Argentina, melainkan juga masyarakat Argentina.

Bahkan, Presiden Argentina, Alberto Fernandez, secara khusus mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari untuk mengenang jasa pemain yang sudah mengantarkan Argentina juara Piala Dunia 1986 itu.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk penghormatan kepada sang maestro, Pemerintah Argentina juga sudah menyiapkan upacara pemakaman kenegaraan di Casa Rosada, Istana Kepresidenan Argentina.

Pemakaman kenegaraan di Casa Rosada merupakan penghormatan tertinggi di Argentina.

Baca juga: Maradona Pergi, dari Kronologi, Prestasi, hingga Kontroversi...

Hanya orang yang dianggap penting dan berjasa bagi Argentina yang bisa mendapatkan penghormatan khusus ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Tottenham Vs Burnley, Mourinho Justru Digoyang Isu Pemecatan

Jelang Tottenham Vs Burnley, Mourinho Justru Digoyang Isu Pemecatan

Liga Inggris
Melati Daeva soal Praveen Jordan: Kami Sudah Baikan

Melati Daeva soal Praveen Jordan: Kami Sudah Baikan

Badminton
Jadwal Tinju dan Hasil Timbang Badan Canelo Alvarez dan Avni Yildrim

Jadwal Tinju dan Hasil Timbang Badan Canelo Alvarez dan Avni Yildrim

Sports
Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Bundesliga
Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Liga Inggris
Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Liga Inggris
Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Sports
PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

Sports
Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Badminton
Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Liga Lain
Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Liga Italia
Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Sports
Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Liga Inggris
Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Liga Lain
Man United Vs AC Milan, Catatan Ibrahimovic 'Kembali' ke Old Trafford

Man United Vs AC Milan, Catatan Ibrahimovic "Kembali" ke Old Trafford

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X