Kompas.com - 26/11/2020, 00:27 WIB
Legenda Argentina, Diego Maradona, hadir pada kemenangan 4-1 Tottenham atas Liverpool di Stadion Wembley, 22 Oktober 2017. Hasil ini adalah kekalahan besar terakhir The Reds sebelum tumbang 0-3 di markas Watford pada akhir pekan ini. AFP/GLYN KIRKLegenda Argentina, Diego Maradona, hadir pada kemenangan 4-1 Tottenham atas Liverpool di Stadion Wembley, 22 Oktober 2017. Hasil ini adalah kekalahan besar terakhir The Reds sebelum tumbang 0-3 di markas Watford pada akhir pekan ini.
|

KOMPAS.com - Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AF) Claudio Tapia menyampaikan dukacita atas meninggalnya legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona.

Kabar Diego Maradona meninggal disampaikan oleh mantan agennya, Matias Morla.

Sebelum meninggal, Maradona sempat dirawat di rumah sakit dan menjalani operasi otak. Pemain yang pernah membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 itu keluar dari rumah sakit pada 11 November.

"Rasa dukacita mendalam atas kepergian legenda kami, Diego Armando Maradona. Anda akan selalu ada di hati kami," kata Tapia.

Maradona meninggal dalam usia 60 tahun. Berita dukacita ini disampaikan oleh media ternama Argentina, TyC Sports.

Baca juga: Maradona Meninggal dan Keyakinannya Messi Bakal ke Indonesia

"Berita yang tidak pernah kami ingin sampaikan. Beristirahat dengan tenang, Diego," tulis akun Twitter resmi TyC Sports.

Sebelumnya, Maradona sudah dirawat di rumah sakit Ipensa yang terletak di La Plata, Argentina, pada Senin (2/11/2020). Menurut laporan AS, Diego Maradona saat itu dilarikan ke rumah sakit karena anemia dan dehidrasi berat.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, Diego Maradona disebut mengalami pembekuan darah di otak atau biasa disebut subdural hematoma.

Kondisi itu membuat Diego Maradona harus naik meja operasi untuk mengeluarkan darah beku di otaknya.

Maradona kemudian dipindahkan ke Klinik Olivos yang berjarak sekitar 30 menit dari rumah sakit Ipensa untuk melakukan operasi, Selasa (3/11/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X