Kompas.com - 19/11/2020, 20:20 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Diklat Persib Bandung beberapa tahun terakhir menjelma menjadi akademi yang terus menelurkan talenta-talenta terbaik di Indonesia. Para pemain didikan Diklat Persib meramaikan jagad sepak bola nasional di semua level kompetisi.

Kesuksesan tersebut membuat Diklat Persib Bandung menjadi rujukan bagi para pemain muda yang ingin menjadi pesepak bola profesional.

Kesuksesan Diklat Persib tak lepas dari peran seorang Jaino Matos.

Pelatih asal Brasil tersebut adalah salah satu perintis fondasi Diklat Persib Bandung hingga besar seperti sekarang.

Semua bermula dari pertemuannya dengan bos Persib Bandung Glenn Sugita pada 2012.

Kala itu, Jaino masih menjabat sebagai staff pelatih Penang FA yang diperbantukan untuk mengurus persiapan Timnas Senior ke Piala AFF 2012 di Malaysia.

Baca juga: Jaino Matos: Indonesia Tak Butuh Pemain Naturalisasi, Asalkan...

Pada suatu kesempatan, Jaino datang ke Jakarta untuk mengurusi keperluan timnas.

Akan tetapi, dirinya lalu bertemu dengan Glenn. Dari pertemuan tersebut menjadi titik awal sepak terjangnya di Diklat Persib.

“Saya bertemu bos Persib Bandung, Pak Glenn Sugita, di Jakarta. Seseorang dengan visi misi yang modern dan beliau mengundang saya untuk membangun sistem pembinaan di Persib bandung,” kata pelatih berusia 41 tahun tersebut kepada KOMPAS.com.

“Setelah 6 tahun di Malaysia (bersama Penang FA sejak 2006), saya sudah hadapi tantangan baru. Pada awal 2013 saya pindah dari Penang ke Bandung,” imbuhnya.

Jaino Matos menuturkan bahwa sebenarnya sudah banyak sekolah sepak bola maupun akademi pada 2013.

Namun, sangat jarang diklat yang berasal dari dalam tubuh klub profesional itu sendiri.

Semua klub lebih fokus pada prestasi senior. Saat itu memang ada kompetisi U21, tetapi dibubarkan setelah kompetisi usai.

“Sistem tersebut tidak bisa dianggap sebagai pembinaan. Namun, Persib Bandung punya owner visioner.”

“Kami membentuk Diklat Persib dari nol. Belum ada mess, belum ada tim,” terangnya.

Baca juga: Jaino Matos Angkat Bicara soal Pola Makan Pemain dan Nasi Goreng

Projek tersebut pun dimulai.

Bersama dengan Yoyo S Adiredja yang menjabat sebagai General Manajer, Jaino bergerak membentuk akademi yang kelak menjadi Kawah Candradimuka pemain sepak bola nasional.

“Kami mulai bergerak, tujuan pertama membentuk fondasi solid bersama dengan anak-anak yang punya potensi sepak bola tapi juga baik secara sikap," tutur mantan pelatih Persiba Balikpapan tersebut.

"Sikap sangat krusial, mereka harus punya dedikasi, kesungguhan, disiplin dan mampu membawa diri.”

Dari situ, satu persatu talenta terbaik dicetak dan diterbitkan sebagai pemain profesional.

Sebut saja Henhen Herdiana, Gian Zola, Febri Hariyadi, Hanif Sjahbandi, dan masih banyak lainnya.

Diklat Persib pun masih belum menunjukkan sinyal akan berhenti menjadi ‘pabrik’ pemain profesional.

Persib menyumbangkan dua personel dari total 26 nama di ajang Garuda Select III.

Tidak hanya itu, ada empat nama pemain Persib yang menjalani pemusatan latihan bersama Shin Tae-yong di Timnas U19.

Di sisi lain, kebersamaan Jaino Matos bersama Diklat Persib cukup singkat, hanya dua tahun saja.

Pada tahun 2015 dia hijrah ke PSSI untuk membantu persiapan Timnas U23 Indonesia ke SEA Games Singapura.

Kendati demikian, fondasi yang diciptakan masih kokoh menjadi landasan kelanjutan Diklat Persib.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawanchai Raih Gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai

Tawanchai Raih Gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai

Sports
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Lebanon di AFC Futsal Cup 2022

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Lebanon di AFC Futsal Cup 2022

Liga Indonesia
Kondisi Sebenarnya Hubungan Neymar dan Mbappe di Ruang Ganti PSG

Kondisi Sebenarnya Hubungan Neymar dan Mbappe di Ruang Ganti PSG

Liga Lain
Ada Keyakinan di Balik Keretakan Hubungan Kevin Sanjaya dan Herry IP

Ada Keyakinan di Balik Keretakan Hubungan Kevin Sanjaya dan Herry IP

Badminton
Persib Vs Persija: Luis Milla Puji Thomas Doll, Pesan kepada Bobotoh

Persib Vs Persija: Luis Milla Puji Thomas Doll, Pesan kepada Bobotoh

Liga Indonesia
Marquez di MotoGP Thailand 2022: Selasa Tangan Kaku, Jumat Tercepat

Marquez di MotoGP Thailand 2022: Selasa Tangan Kaku, Jumat Tercepat

Motogp
Jelang Arsenal Vs Tottenham, Conte Jawab Rumor 'Kurang Ajar'

Jelang Arsenal Vs Tottenham, Conte Jawab Rumor "Kurang Ajar"

Liga Inggris
Hasil FP1 MotoGP Thailand: Marquez Hilang Kendali, tapi Tetap Jadi yang Tercepat

Hasil FP1 MotoGP Thailand: Marquez Hilang Kendali, tapi Tetap Jadi yang Tercepat

Motogp
Arema FC Vs Persebaya, Aji Santoso: Ini Bukan Tinju, Jangan Takut...

Arema FC Vs Persebaya, Aji Santoso: Ini Bukan Tinju, Jangan Takut...

Liga Indonesia
Kevin-Herry IP Tak Harmonis, PBSI Upayakan Pelatnas Tetap Kondusif

Kevin-Herry IP Tak Harmonis, PBSI Upayakan Pelatnas Tetap Kondusif

Badminton
Jadwal Bola Akhir Pekan: Laga Seru Persib Vs Persija hingga Derbi Manchester

Jadwal Bola Akhir Pekan: Laga Seru Persib Vs Persija hingga Derbi Manchester

Liga Indonesia
Cerita Pebalap Moto2 Aron Canet: Dapat Penolakan karena Bertato

Cerita Pebalap Moto2 Aron Canet: Dapat Penolakan karena Bertato

Motogp
Punya Kans Juara Dunia di GP Singapura, Verstappen: Tidak Realistis

Punya Kans Juara Dunia di GP Singapura, Verstappen: Tidak Realistis

Sports
Pesan Bima Sakti Jelang Kualifikasi Piala Asia U17 2023: Siapkan Mental, Ini Asia!

Pesan Bima Sakti Jelang Kualifikasi Piala Asia U17 2023: Siapkan Mental, Ini Asia!

Liga Indonesia
Arema FC Vs Persebaya, Evan Dimas Siap Tampil Mati-matian Lawan Persebaya

Arema FC Vs Persebaya, Evan Dimas Siap Tampil Mati-matian Lawan Persebaya

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.