Surat Keputusan Terbaru PSSI Buat Manajer Persebaya Makin Gusar

Kompas.com - 18/11/2020, 16:20 WIB
Manager Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUManager Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi.

SURABAYA, KOMPAS.com - Manajer Persebaya, Candra Wahyudi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah mendapatkan Surat Keputusan terbaru dari PSSI bernomor 69 tertanggal 16 November 2020.

Surat yang digadang jadi pegangan klub selama masa penangguhan kompetisi ini nyatanya tidak sesuai dengan ekspektasi.

Ia menyinggung masalah hak komersial. Candra menilai SKEP terbaru ini tidak memberikan solusi untuk mengurangi beban finansial klub.

“Surat keputusan PSSI ini mengorbankan klub. Sudah berbulan-bulan klub menanggung beban finansial tanpa ada pemasukan karena liga tidak jalan. Sekarang masih harus menanggung beban sama," kata Candra Wahyudi seperti dalam pernyataan yang diterima KOMPAS.com.

Baca juga: Manajer Persebaya Angkat Bicara Soal Isu Perampingan Skuad

“Di sisi lain, PSSI dan PT LIB dengan santainya menghentikan hak komersial klub dengan alasan liga tidak bisa jalan. Sangat tidak fair bagi klub,” imbuhnya.

Ia mengutarakan PSSI dan PT LIB ingkar dengan komitmennya sendiri terkait janji pencairan dana selama masa tunggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nyatanya, pencairan tersebut tidak bisa dilakukan karena berbagai macam alasan.

Bahkan, hal tersebut sama sekali tidak disinggung dalam SKEP yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan tersebut.

Baca juga: Belum Susun Program Latihan, Pelatih Persebaya Titip Pesan Kepada Pemain

Padahal, Persebaya Surabaya sempat memberikan apresiasi karena PSSI dan PT LIB mau berkomitmen.

“Janji Ketua Umum PSSI untuk memenuhi hak klub seperti yang disampaikan saat Extraordinary Meeting di Jogjakarta pada 13 Oktober juga tidak terbukti,“ kata mantan jurnalis tersebut.

“Ketum memerintahkan PT LIB untuk memenuhi hak klub, tetapi hal itu tidak dilakukan,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepak Bola Putri Olimpiade Tokyo: Swedia Vs Kanada di Final, AS-Australia Berebut Perunggu

Sepak Bola Putri Olimpiade Tokyo: Swedia Vs Kanada di Final, AS-Australia Berebut Perunggu

Internasional
Rekap Kiprah Wakil Badminton Indonesia di Olimpiade Tokyo, Sumbang 2 Medali

Rekap Kiprah Wakil Badminton Indonesia di Olimpiade Tokyo, Sumbang 2 Medali

Badminton
Suvenir Olimpiade Tokyo 2020 Ini Paling Banyak Dibeli

Suvenir Olimpiade Tokyo 2020 Ini Paling Banyak Dibeli

Sports
Ini Lokasi Berburu Suvenir Olimpiade Tokyo 2020

Ini Lokasi Berburu Suvenir Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - 3 Besar Konsisten, Indonesia Melesat ke Peringkat 35

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - 3 Besar Konsisten, Indonesia Melesat ke Peringkat 35

Sports
Apakah Berenang di Kolam Renang Umum Bisa Tertular Virus Corona?

Apakah Berenang di Kolam Renang Umum Bisa Tertular Virus Corona?

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Kantor Pos Sementara dan Ruang Pers Utama di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Olimpiade Tokyo 2020, Kantor Pos Sementara dan Ruang Pers Utama di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Sports
Perkembangan Badai Cedera Pemain Persebaya Surabaya

Perkembangan Badai Cedera Pemain Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Lewat Video Call, Presiden Jokowi Undang Greysia/Apriyani ke Istana

Lewat Video Call, Presiden Jokowi Undang Greysia/Apriyani ke Istana

Badminton
Momen Unik Olimpiade Tokyo: Peloncat Indah Inggris Pantau Lomba Sambil Merajut!

Momen Unik Olimpiade Tokyo: Peloncat Indah Inggris Pantau Lomba Sambil Merajut!

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, 2 Ruang di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Olimpiade Tokyo 2020, 2 Ruang di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Sports
Lifter Nurul Akmal Tutup Perjuangan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Lifter Nurul Akmal Tutup Perjuangan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Hendry Saputra, Pelatih Tunggal Putra yang Larang Anak Asuhnya Pacaran

Hendry Saputra, Pelatih Tunggal Putra yang Larang Anak Asuhnya Pacaran

Sports
Daftar Gelar Juara Greysia/Apriyani, Emas Olimpiade Masuk Koleksi

Daftar Gelar Juara Greysia/Apriyani, Emas Olimpiade Masuk Koleksi

Badminton
Kata Olivier Giroud soal Duet dengan Ibrahimovic dan Takdir AC Milan

Kata Olivier Giroud soal Duet dengan Ibrahimovic dan Takdir AC Milan

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X