Kompas.com - 17/11/2020, 18:23 WIB
Pemain Persebaya Surabaya bernomor punggung 23, Hansamu Yama. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persebaya Surabaya bernomor punggung 23, Hansamu Yama.

SURABAYA, KOMPAS.com - Bek Persebaya Surabaya, Hansamu Yama, tengah menjadi perbincangan lantaran ikut meramaikan bursa transfer Liga Malaysia.

Tak tanggung-tanggung, dikabarkan ada tiga tim sekaligus yang meminati tenaga pemain 25 tahun tersebut.

Kabar ini mencuat setelah salah satu wartawan asal Malaysia, T. Avineshwaran bercuit di akun Twitternya.

“Perwakilan Hansamu Yama telah berbicara dengan beberapa klub, dan yang telah menunjukan minatnya adalah Kuala Lumpur, tim Pantai Timur yang dirahasiakan. Mereka juga sudah bicara dengan pihak Perak,” cuit akun @avineshW90 lengkap dengan tagar #MFLTransfer2021.

Baca juga: Isu Identitas, Mural Khabib Nurmagomedov Dirusak di Rusia

Dua klub yang diungkapkan secara gamblang pada cuitan tersebut adalah Kuala Lumpur FA dan Perak.

Sementara, tim Pantai Timur yang dirahasiakan merujuk pada salah satu klub, yakni Pahang FA, Trengganu dan Kelantan.

Jika memang benar, ini bakal menjadi lompatan besar bagi pemain 25 tahun itu. Menanggapi hal tesebut Hansamu Yama angkat bicara.

Dalam komentarnya, dia mengatakan masih belum mengetahui apa-apa mengenai kabar ini.

Dia pun tak mau ambil pusing dengan desas-desus yang ada. Fokusnya untuk saat ini masih tetap Persebaya Surabaya.

“Saya tidak tahu, tidak mengurusi hal itu,” kata pemain asal Mojokerto tersebut.

Baca juga: PSSI Belum Kantongi Izin Gelar Liga 1 pada Februari 2021

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X