Kompas.com - 16/11/2020, 23:00 WIB
Ketua Umum PSSI, Moch Iriawan, saat meresmikan Lapangan Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Rabu (22/7/2020).  KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAKetua Umum PSSI, Moch Iriawan, saat meresmikan Lapangan Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Rabu (22/7/2020).

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku pihaknya hingga saat ini belum mengantongi izin untuk menggelar Liga 1 dan Liga 2 tahun depan.

Liga 1 dan Liga 2 musim ini yang sudah ditunda sejak Maret 2020 akibat pandemi virus corona dijadwalkan kembali bergulir pada Februari 2021.

Demi mewujudkan itu, Mochamad Iriawan menyebut PSSI sudah mengirimkan surat kepada pihak kepolisian untuk mengizinkan Liga 1 dan Liga 2 berlanjut.

Namun, surat itu hingga saat ini masih belum dijawab oleh pihak kepolisian sehingga kelanjutan dua kompetisi tertinggi di Indonesia itu masih menggantung.

Terkait hal itu, Mochamad Iriawan berharap pihak Kepolisian segera memberi kepastian terlebih jadwal kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 sudah sangat dekat.

Baca juga: Liga 1 Masih Tanpa Kepastian, Gelandang Persib Pulang ke Swedia

"Kami sudah kirim surat ke Kapolri dan belum tahu jawabannya bagaimana, bisa tanya ke beliau," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu dikutip dari BolaSport.

"Kami berharap dan memohon sekali karena kasihan para pelatih dan pemain yang curhat kepada saya," ucap Iwan Bule.

"Jadi, kami sudah maksimal dan sekarang tinggal menunggu keputusan dari pemerintah dan Polri saja," ucap Iwan Bule menambahkan.

Liga 1 musim ini tercatat sudah lima kali mengalami penundaan. Liga 1 musim ini pertama kali ditunda akibat pandemi virus corona pada 14 Maret 2020.

Keputusan itu diumumkan Mochamad Iriawan setelah laga pembuka Liga 2 2020.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X