Isi Waktu Luang Selama Pandemi, Boss Persib Jadi Peternak Ikan Arwana

Kompas.com - 12/11/2020, 18:30 WIB
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAKomisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar.

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, memiliki cara unik untuk menghilangkan kejenuhan selama masa pandemi virus corona.

Umuh lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah sejak pandemi dimulai. Seperti kebanyakan orang, Umuh mengakui terlalu lama tinggal di rumah membuatnya jenuh.

Sehingga, dia mencoba mencari sejumlah kegiatan untuk mengusir kejenuhan tersebut.

Umuh akhirnya memutuskan untuk membudidayakan ikan hias arwana jenis Super Red.

Baca juga: Umuh Muchtar Bangga 4 Pemain Persib Dipanggil Timnas U19

Merasa tertarik, Umuh pun menjalani kegiatan tersebut.

"Awalnya hanya coba-coba saja. Dikasih ide sama cucu untuk isi kegiatan selama di rumah. Akhirnya, pada April saya mulai beli ikan arwana ini. Daripada santai tidak keruan. Ya, ini bisa jadi penghilang stress juga," kata Umuh kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Awalnya, Umuh tidak berniat untuk beternak ikan arwana jenis Super Red itu.

Dia hanya ingin memelihara saja sebagai penangkal jenuh.

Akan tetapi, ternyata ada banyak orang yang menawar ikan tersebut dan berani membelinya dengan harga tinggi.

Dari sana, naluri berbisnisnya pun muncul. Akhirnya, Umuh memutuskan beternak ikan arwana jenis Super Red.

Baca juga: Umuh Muchtar Pastikan Kondisi Finansial Persib Stabil Hingga Tahun Depan

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X